Berita Palembang
300 Peserta Ikuti Pelatihan AI di Palembang, Siap Transformasi UMKM Sumsel
Sebanyak 300 peserta mengikuti pelatihan Artificial Intelligence (AI) untuk pelaku UMKM yang diselenggarakan oleh
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Moch Krisna
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 300 pelaku UMKM di Sumsel mengikuti pelatihan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas bisnis.
- Gubernur Herman Deru menargetkan lahirnya 100 ribu pengusaha muda baru melalui kolaborasi teknologi dan penguatan karakter positif.
- Staf Khusus Presiden menekankan pentingnya edukasi AI dan keuangan yang terjun langsung ke pasar, sekolah, hingga pusat perbelanjaan.
TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Sebanyak 300 peserta mengikuti pelatihan Artificial Intelligence (AI) untuk pelaku UMKM yang diselenggarakan oleh AI for MSME Advancement in ASEAN (AIM ASEAN) bersama Kumpul Impact di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, didampingi Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbala, Kepala OJK Provinsi Sumsel, Arifin Susanto, serta Associate Director Kumpul Impact, Sarita Kinanti.
Herman Deru menekankan pentingnya kemampuan adaptasi generasi muda terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
"Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, generasi muda harus mampu beradaptasi dan menjadi pribadi yang selalu up to date,” kata Deru, Rabu (8/4/2026).
Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi berpotensi mengurangi peran manusia di sejumlah bidang, sehingga kemampuan berinovasi menjadi kunci utama. Namun, menurutnya, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknologi.
“Ada hal mendasar yang harus dimiliki calon pengusaha, salah satunya adalah ekspresi. Tidak ada orang sukses, baik birokrat maupun politisi, dengan wajah masam. Bukan soal penampilan, tetapi bagaimana menampilkan ekspresi yang ramah dan positif,” katanya.
Pemerintah Provinsi Sumsel sendiri menargetkan lahirnya 100 ribu “Sultan Muda” melalui kolaborasi berbagai pihak, mengingat pembangunan ekosistem kewirausahaan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja.
Sementara itu, Tiar Nabila Karbala menyampaikan bahwa pemanfaatan AI memiliki banyak manfaat bagi UMKM, terutama dalam meningkatkan produktivitas.
"AI dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan praktis, seperti pembuatan konten, desain poster, hingga penyusunan laporan keuangan. Ia menegaskan pentingnya menghadirkan program yang aplikatif dan mudah diterapkan oleh pelaku UMKM," katanya.
Tiar juga menekankan bahwa literasi digital dan keuangan tidak boleh hanya dilakukan di ruang-ruang formal, tetapi harus menjangkau langsung pelaku UMKM di lapangan.
“Edukasi harus masuk ke pasar, event, pameran, toko, hingga pusat perbelanjaan. Bahkan lebih baik lagi jika literasi ini mulai diberikan di kampus dan sekolah, karena dari sanalah calon ‘Sultan Muda’ akan lahir,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan sejak dini sangat penting, mengingat dalam 5 hingga 10 tahun ke depan generasi muda tersebut akan menjadi pelaku utama ekonomi.
Di sisi lain, Sarita Kinanti menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif regional ASEAN untuk mendorong transformasi digital UMKM.
| 497 Dari 1.715 Kendaraan Hasil Curian di Sumsel Dikembalikan ke Pemiliknya |
|
|---|
| Garuda Indonesia Lakukan Penyesuaian Tarif Tiket Pesawat Hingga 13 Persen, Dipicu Kenaikan Avtur |
|
|---|
| Ratu Dewa Pastikan Pemkot Palembang Tak Ada Perekrutan Pegawai Baru di 2026, PPPK Tak Dirumahkan |
|
|---|
| Kadus di Muba Ditangkap Polisi Karena Jadi Pengedar Sabu, Bersama Adik Terlibat Jaringan Malaysia |
|
|---|
| Agenda Pemkot Palembang Hari Ini: Dari Validasi Stunting hingga Pertemuan dengan Dubes Australia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pelatihan-AI-UMKM.jpg)