Mayat Dalam Karung di Tanah Datar

Dikira Cuma Iseng, Siswi MTs di Tanah Datar Sempat Curhat Akan Dibunuh ke Ibu, Kini Tewas

Sebelum ditemukan tewas,  korban sempat curhat kepada ibunya bahwa dirinya menerima pesan ancaman akan dibunuh pelaku. Sang ibu justru mengira iseng

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNPADANG.COM/ARIF RAMANDA KURNIA
MAYAT DALAM KARUNG: Polres Tanah Datar mengadakan konferensi pers di Mapolres Tanah Datar terkait pengungkapan kasus mayat dalam karung Kamis (27/2/2025).  

Bima tanpa curiga lantas menghubungi CNS dan keduanya pun sepakat bertemu.

Bima kemudian menjemput CNS dari kediamannya pada Selasa (18/2/2025) pukul 21.00 WIB menggunakan sepeda motor.

“Korban dijemput pelaku B menggunakan sepeda motor menuju lapangan Cindua Mato dan pelaku N membuntuti mereka dari belakang,” kata Kapolres Tanah Datar AKBP Simon Yana Putra saat Press Release di Polres Tanah Datar, Kamis (27/2/2025).

Baca juga: 2 Pelaku Bunuh Siswi MTS Mayat Dalam Karung di Tanah Datar Ditangkap, Ngaku Sakit Hati dengan Korban

 

Pembuntutan yang dilakukan Noval tanpa sepengetahuan Bima dan CNS.

Sesampainya di Lapangan Cindua Mato, Bima dan CNS pun bertemu pelaku Noval.

Mereka bertiga pun sempat berdialog di sana.
Dalam pertemuan tersebut, Noval merampas handphone milik NCS.

Hal tersebut yang membuat CNS terpaksa ikut pelaku Bima untuk menyusul Noval ke Salimpaung guna mengambil handphonenya.

Mereka bertiga pun kembali bertemu di sebuah tempat nongkrong di Salimpaung.

Tanpa sepengetahuan CNS, pelaku Noval sempat mengutarakan niatnya akan menghabisi korban kepada Bima di tempat pertemuan tersebut.

Kemudian mereka bertiga pun kembali bergerak ke sekolah TK yang berada di daerah Malintang, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat yang menjadi lokasi pembunuhan.
Sesampainya di lokasi, Noval turun dari motornya dan langsung mencekik CNS yang berada di atas motor Bima.

Namun, uapaya pembunuhan tersebut sempat gagal karena Bima sempat menepis tangan Noval dan CNS pun terjatuh.

Dari sana Bima pun membiarkan Noval dan CNS untuk menyelesaikan masalahnya.

Noval yang sudah terlanjur sakit hati kembali melanjutkan niatnya membunuh CNS dengan cara dicekik.

Setelah korban tak bernyawa, Noval pun merudapaksa jasad CNS.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved