Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak

1 Kuadriliun Berapa Triliun dan Berapa Nolnya ? Viral usai Dugaan Mega Korupsi Pertamina Mencuat

1 kuadriliun sama dengan 1.000 triliun atau 1.000.000 milyar, sedangkan jika ditulis dalam bilangan utuh, jumlah nol 1 kuadriliun sebanyak 15 atau 1.

Editor: Weni Wahyuny
Tribunnews
1 KUADRILIUN ADALAH 1.000 TRILIUN - Ilustrasi Uang. 1 kuadriliun sama dengan 1.000 triliun atau 1.000.000 milyar, sedangkan jika ditulis dalam bilangan utuh, jumlah nol 1 kuadriliun sebanyak 15 atau 1.000.000.000.000.000.  

TRIBUNSUMSEL.COM - Kuadriliun, bilangan ini jadi trending di pencarian usai heboh kasus dugaan korupsi di PT Pertamina Patra Niaga yang diperkirakan mencapai Rp968,5 triliun atau nyaris 1 kuadriliun.

Lalu, 1 kuadriliun berapa triliun dan berapakah jumlah nolnya?

Nama-nama bilangan dalam penyebutan angka di Bahasa Indonesia dikenal memiliki banyak tingkatan. 

Sejumlah tingkatan yang sering didengar seperti ribu, ratusan ribu, juta, ratusan juta, milyar, hingga triliun. 

Melansir Kompas.com, 1 kuadriliun sama dengan 1.000 triliun atau 1.000.000 milyar, sedangkan jika ditulis dalam bilangan utuh, jumlah nol 1 kuadriliun sebanyak 15 atau 1.000.000.000.000.000. 

Pengertian kuadriliun  

Dikutip dari Buku Pedoman Umum Pembentukan Istilah (1990) oleh Suwardjono, kuadriliun termasuk ke dalam sistem bilangan besar. 

Sistem bilangan besar di atas milyar yaitu: 

  • 1 triliun: jumlah nol 12, sama dengan 1.000 milyar
  • 1 kuadriliun: jumlah nol 15, sama dengan 1.000 trilun
  • 1 kuantiliun: jumlah nol 18, sama dengan 1.000 kuadriliun
  • 1 sekstiliun: jumlah nol 21, sama dengan 1.000 kuintiliun
  • 1 septiliun: jumlah nol 24, sama dengan 1.000 sekstiliun
  • 1 oktiliun: jumlah nol 27, sama dengan 1.000 septiliun
  • 1 noniliun: jumlah nol 30, sama dengan 1.000 oktiliun
  • 1 desiliun: jumlah nol 33, sama dengan 1.000 noniliun 

Contoh kalimat kuadriliun 

Berikut contoh kalimat serta cara membaca bilangan dengan kuadriliun: 

  • “Realisasi Pendapatan Negara Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp1.666.375.912.658.085”. Angka tersebut jika dibaca yaitu, “satu kuadriliun enam ratus enam puluh enam triliun tiga ratus tujuh puluh lima miliar sembilan ratus dua belas juta enam ratus lima puluh delapan ribu delapan puluh lima rupiah”.
  • “Anggaran Pendapatan Negara Tahun Anggaran 2023 direncanakan sebesar Rp2.463.024.911.395.000”. Jika dibaca maka, “dua kuadriliun empat ratus enam puluh tiga triliun dua puluh empat miliar sembilan ratus sebelas juta tiga ratus sembilan puluh lima ribu rupiah”.
  • “Jumlah anggaran pendapatan negara dan hibah Tahun Anggaran 2012 diperkirakan sebesar Rp1.358.205.043.200.000”. Cara membacanya yaitu, “satu kuadriliun tiga ratus lima puluh delapan triliun dua ratus lima miliar empat puluh tiga juta dua ratus ribu rupiah”.
  • “Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah Tahun Anggaran 2012 adalah sebesar Rp1.338.109.629.172.958, maka dibaca, “satu kuadriliun tiga ratus tiga puluh delapan triliun seratus sembilan miliar enam ratus dua puluh sembilan juta seratus tujuh puluh dua ribu sembilan ratus lima puluh delapan rupiah”.
  • Anggaran Pendapatan Negara Tahun Anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp1.743.648.547.327.000”. Cara membacanya, “satu kuadriliun tujuh ratus empat puluh tiga triliun enam ratus empat puluh delapan miliar lima ratus empat puluh tujuh juta tiga ratus dua puluh tujuh ribu rupiah”

Pada penggunaan sehari-hari, penyebutan nama bilangan kuadriliun memang jarang ditemukan. Namun jika masuk ke nominal keuangan perusahaan maka bilangan ini akan sering digunakan.  

Viral kasus korupsi diperkirakan hingga 1 kuadriliun

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap bahwa dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menyebabkan kerugian negara yang sangat besar. 

Dalam perhitungan sementara, kerugian negara pada tahun 2023 saja mencapai Rp 193,7 triliun. 

Jika pola yang sama terjadi sejak 2018, maka total kerugian selama lima tahun bisa mendekati Rp 1 kuadriliun. 

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved