Berita Muratara
2 Desa di Muratara Terendam Banjir Akibat Sungai Rupit Meluap, Usai Diguyur Hujan Deras
Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir, mengakibatkan debit air Sungai Rupit di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumsel, meluap.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir, mengakibatkan debit air Sungai Rupit di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumsel, meluap.
Akibatnya, dua desa yakni Desa Suka Menang dan Desa Muara Batang Empu Kecamatan Karang Jaya, Muratara Terendam Banjir.
Bahkan, ketinggian ada yang mencapai 30-40 Cm.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Muratara, Ahmad Yulian mengatakan, air Sungai Rupit mulai meluap antara pukul 06.00 Wib hingga pukul 07.00 Wib pagi hari.
"Ya air Sungai Rupit sudah meluap, bahkan sudah masuk ke pemukiman warga," kata Yulian kepada Sripoku.com, Kamis (27/2/2025).
Bahkan, saat ini sudah ada 2 desa di Kecamatan Karang Jaya, Muratara yang terendam yakni Desa Suka Menang dan Desa Muara Batang Empu.
"Untuk ketingian air mencapai 30 Cm. Namun, aktifitas masyarakat masih normal seperti biasanya," ucapnya.
Baca juga: Sudah 3 Hari, 46 Hektare Sawah di Sumber Makmur OKI Terendam Banjir, Petani Diprediksi Gagal Panen
Baca juga: Lahat Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Ramadhan, BPBD Minta Warga Waspada Banjir Hingga Longsor
Hanya saja lanjut Yulian, saat ini kondisi air sudah mulai surut, sebab air mengalir kebawah.
Namun, saat ini justru yang siaga banjir di wilayah Kecamatan Rupit, karena air terus mengalir ke arah Rupit.
"Sekarang Rupit yang siaga, karena air turun ke bawah. Di Suka Menang dan Muara Batang Empu, air sudah mulai surut," jelasnya.
Dia berharap, mudah-mudahan hujan lebat tak lagi terjadi di Muratara, sehingga banjir di Karang Jaya juga benar-benar surut.
"Mudah-mudahan prediksi BMKG tidak meleset, karena 2 hari kedepan di Muratara ini tidak hujan. Itu prediksi BMKG, semoga benar tidak turun hujan lagi," tegasnya.
Dijelaskan Yulian, bahwa dari 7 Kecamatan di Muratara, 6 Kecamatan yang dikategorikan rawan yakni Kecamatan Rupit, Karang Jaya, Karang Dapo, Rawas Ilir, Ulu Rawas dan Kecamatan Rawas Ulu.
"Kecuali Nibung yang tidak rawan yang tidak terdampak kalau ada banjir. Saat ini status Muratara sendiri kami siaga banjir," ucapnya.
Terlepas dari itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya di daerah rawan banjir, mengingat, kondisi cuaca yang terjadi beberapa hari terakhir, lebih sering turun hujan lebat.
"Kalau hujan lagi, sangat berpotensi terjadi banjir. Jadi kepada masyarakat kiranya agar siap-siap menghadapi banjir, agar bisa meminimalisir dampak kerugian materialnya," tutupnya.
Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung dalam Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
| Pilu Nasib Bocah 8 Tahun di Muratara jadi Korban Asusila Pria 40 Tahun, Kini Alami Trauma |
|
|---|
| Sungai Rawas Meluap, Ratusan Rumah di Desa Sungai Baung Muratara Terendam Banjir |
|
|---|
| Diduga Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Muratara Ludes Terbakar, Pemilik Selamatkan Diri |
|
|---|
| Rumah Digerebek, Pemakai & Penjual Narkoba di Muratara Pasrah Ditangkap Polisi, 41 Paket Sabu Disita |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Muratara, Pengendara Motor Tewas di Tempat Usai Gagal Nyalip Truk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/2-Desa-di-Muratara-Terendam-Banjir-Akibat-Sungai-Rupit-Meluap-Usai-Hujan-Deras.jpg)