Berita OKU Timur

Berenang Seberangi Sungai Demi Jemput Istri, Suami di Desa Anyar OKU Timur Tewas Tenggelam

Rusdi yang sebelumnya berenang menyeberangi Sungai Komering itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Weni Wahyuny
Dokumentasi SAR
EVAKUASI: Tim SAR Gabungan saat melakukan evakuasi korban Rusdi yang tenggelam di Sungai Komering, di Desa Anyar, Kecamatan BP Bangsa Raja, Kabupaten OKU Timur, Sabtu (25/01/2025). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Sempat dilaporkan hilang, Rusdi (38), seorang petani di Desa Anyar Kecamatan BP Bangsa Raja, Kabupaten (Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan ditemukan Tim SAR Gabungan.

Rusdi yang sebelumnya berenang menyeberangi Sungai Komering itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Saat itu korban hanyut saat hendak menjemput istrinya dengan cara berenang menyeberangi Sungai Komering di Desa Anyar, Kecamatan BP Bangsa Raja, pada pada Kamis (23/01/24) sekira pukul 14.00 WIB.

Kronologi kejadian berawal saat korban yang berangkat dari rumah hendak menjemput istrinya yang berada di seberang sungai dengan cara berenang. 

Ketika berada di tengah sunga, tubuh korban terseret derasnya arus.

Seorang warga yang melihat kejadian tersebut hanya bisa melihat.

Namun warga tersebut tidak berani menolong karena arus sungai yang deras.

Akibat kejadian tersebut korban hilang tenggelam.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, SE melalui Kasi Operasinya Manca Rahwanto saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.

"Benar korban atas nama Rusdi sudah kita temukan dalam keadaan meninggal dunia," katanya, Sabtu (25/01/2025).

Lebih lanjut ia menyampaikan, kantor SAR Palembang selaku Koordinator dalam pelaksanaan Operasi SAR membagi Tim SAR Gabungan menjadi dua Search And Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran Sungai Niru menggunakan dua unit perahu karet.

"Serta penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada di pesisir aliran sungai. Sedangkan SRU 2 melakukan pencarian dengan cara penyelaman," ucapnya. 

Kemudian dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, akhirnya pagi Sabtu 25 Januari 2025 yang merupakan pencarian hari ketiga, sekitar pukul 07.15 WIB korban dapat ditemukan.

"Posisi korban saat ditemukan mengapung di pinggir sungai tepatnya di Desa Sri Bunga, Kecamatan BP Bangsa Raja sekitar radius 200 meter dari lokasi awal kejadian," bebernya. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved