Anak Majikan di Bogor Bunuh Satpam

'Ya Allah', Jeritan Hati Dewi, Suami Dibunuh Anak Majikan, Sempat Curhat Lerai Pertengkaran Majikan

Dewi (47), istri satpam yang dibunuh anak majikan di Bogor ungkap percakapan terakhirnya sebelum suami tewas.

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludi
Dewi (47) (kerudung putih) istri satpam yang dibunuh anak majikan di Bogor ungkap percakapan terakhirnya sebelum suami tewas. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dewi (47), istri satpam yang dibunuh anak majikan di Bogor ungkap percakapan terakhirnya sebelum suami tewas.

Diketahui, satpam rumah mewah bernama Septian, tewas dibunuh anak majikannya sendiri pada Jumat (17/1/2025) di Jalan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan.

Septian mengalami luka di bagian dada dan di kepalanya.

Dewi, tak menyangka, suaminya meninggal dunia dibunuh anak majikan tempat bekerja.

Ia menceritakan, terakhir kali berkomunikasi dengan korban pada Kamis (16/1/2025) malam atau malam Jumat. 

Saat itu, korban sempat menanyakan kabar anaknya. Kemudian, sang suami curhat soal perilaku majikannya.

Diceritakan Dewi, bahwa suaminya sebelum tewas sempat melerai pertengkaran hebat antara Abraham Michael dan ibunya.

Dalam situasi yang penuh emosi tersebut, Septian berusaha untuk menenangkan keadaan, namun akhirnya menjadi korban kekerasan hingga kehilangan nyawanya.

"Komunikasi sama almarhum malam Jumat kalau gak salah, pas hari kamis nelpon ke rumah nanyain kabar anak, biasa pas malamnya ngechat, aku habis sama anak majikan berantem, si ibu mau dicekik itu saya lerai, itu majikan sama anaknnya mau dicekik, dipisahlah sama suami, dari situ gak ada kabar lagi sampai pagi," kata Dewi kepada awak media di lokasi pemakaman, Sabtu (18/1/2025), dilansir TribunJabar.id. 

Baca juga: Nasib Pilu 4 Anak Septian, Satpam Dibunuh Anak Majikan di Bogor, Yatim & Terancam Putus Sekolah

Dewi menyebut, selain bercerita soal pertengkaran dengan anak majikan di tempatnya bekerja, Septian pernah menceritakan bahwa kerap telat menerima gaji.

"Gak ada curhat, cuman kerja di situ katanya gaji suka telat, majikan suka marah marah gak jelas, kata saya pindah lagi aja, tanggung nanti saya habis lebaran katanya, gak ada (cerita, red) anaknya begini, ibunya begini, gak ada, hanya (cerita) soal gaji aja sering telat," kata Dewi.

Dewi (kerudung putih), istri Septian, satpam asal Sukabumi tak kuasa menahan tangis saat suaminya pulang sudah tak bernyawa.
Dewi (kerudung putih), istri Septian, satpam asal Sukabumi tak kuasa menahan tangis saat suaminya pulang sudah tak bernyawa. (Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin)

Lebih lanjut, Dewi mengatakan, ia baru mendapatkan kabar bahwa suaminya sudah meninggal dunia pada Jumat siang. 

"Setelah itu tidak ada kabar, sampai dapat kabar Jumat siang setengah dua belas dari adik, dari pak Sekdes, bahwa ada orang Palabuhanratu yang dibunuh posisinya security di Tajur, kan dilihatin itu SIM, oh iya itu suami saya, kata sekdes itu dibunuh sama anak majikan," ucap Dewi.

Menurutnya, suaminya baru bekerja sekitar 5 bulan di rumah mewah tersebut. 

Dewi juga menceritakan, ia dan suaminya sudah menikah selama 7 tahun.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved