Berita Viral
Viral Curhat Bidan di Polewali Mandar Kecewa Hadiah Motor Ditarik Pemkab Lagi, Status Berubah
seorang bidan di desa asal Taloba, Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar), Kabupaten Polewali Mandar, kecewa hadiah kemenangannya ditarik lagi oleh Pemkab
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Moch Krisna
Setelah acara usai, motor tersebut langsung ditarik kembali dengan dalih proses administrasi belum rampung.
“Awal ketemu Pj Bupati, saya dijanji hadiah motor pribadi. Tapi saat HKN, motor dinas yang diserahkan secara formal malah diambil kembali,” kata Rusmiati.
Hingga saat ini, janji penyerahan kembali sepeda motor itu tak kunjung terealisasi.
Penjelasan dari Pemkab
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Polewali Mandar, Mustaman, memberikan klarifikasi terkait situasi ini.
Menurutnya, penarikan motor dilakukan karena anggaran untuk pengadaan hadiah belum dicairkan.
“Kami sudah masukkan usulan anggarannya ke badan keuangan, tetapi hingga saat ini badan keuangan belum mencairkan anggaran pengadaan hadiah motor untuk nakes teladan tersebut,” ujar Mustaman.
Baca juga: Nasib Wali Kelas yang Suruh Muridnya Duduk di Lantai karena Belum Bayar SPP, Dapat Skorsing
Ia memastikan bahwa seluruh dokumen administrasi dan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) sudah selesai.
“Jika uangnya sudah cair maka langsung dibayar ke dealer dan motornya bisa diambil,” tambahnya.
Namun, hingga kini Rusmiati masih menunggu kepastian.
Ia berharap Pemkab Polman segera menuntaskan janji mereka.
Baginya, ini bukan sekadar tentang hadiah, tetapi juga penghargaan atas dedikasi sebagai tenaga kesehatan di daerah terpencil.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagai Kena Prank: Bidan di Polewali Mandar Kecewa Hadiah Motor Ditarik Pemkab Lagi".
Baca berita lainnya di Google News
| Cerita Ayah Korban Asusila Ponpes di Pati, Keluhkan Proses Hukum Lamban Hingga Alami Intimidasi |
|
|---|
| Sosok Brigadir Arya Supena, Anggota Intelkam Polda Lampung Tewas Ditembak Pelaku Curanmor |
|
|---|
| Kronologi Penangkapan Ashari, Oknum Kiai Terduga Pelaku Tindak Asusila 50 Santriwati di Pati |
|
|---|
| Psikolog UMM Soroti Trauma Berat 50 Santriwati di Pati, Sebut Dampak Tindakan Asusila Bisa Permanen |
|
|---|
| Update Kasus Daycare Little Aresha: Orang Tua Korban Layangkan Petisi, Desak UGM Sanksi Oknum Dosen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/viral-nasib-pilu-dialami-seorang-bidan-di-desa-asal-Taloba-Kecamatan-Tubbi-Taramanu.jpg)