Berita Viral

Viral Curhat Bidan di Polewali Mandar Kecewa Hadiah Motor Ditarik Pemkab Lagi, Status Berubah

seorang bidan di desa asal Taloba, Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar), Kabupaten Polewali Mandar, kecewa hadiah kemenangannya ditarik lagi oleh Pemkab

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Moch Krisna
Kompas.com
viral nasib pilu dialami seorang bidan di desa asal Taloba, Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar), Kabupaten Polewali Mandar, hadiah kemenangannya ditarik kembali oleh Pemkab. 

TRIBUNSUMSEL.COM - viral nasib pilu dialami seorang bidan di desa asal Taloba, Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar), Kabupaten Polewali Mandar, hadiah kemenangannya ditarik kembali oleh Pemkab.

Bidan bernama Rusmiati Aminuddin diketahui menerima hadiah sepeda motor Yamaha Gear dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar.

Pemberian hadiah tersebut diberikan setelah Rusmiati memenangkan penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan Nasional 2024.

Baca juga: Pemilik Mobil RI 36 Dikawal Petugas Patwal Tunjuk Taksi Buka Suara, Ngaku Hendak Menjemputnya

Namun kebahagiaan tersebut sirna hanya dirasakan sebentar oleh Rusmiati lantaran ditarik lagi oleh Pemkab setempat.

Dengan alasan dokumen administrasi belum selesai.

Diketahui, Sepeda motor itu pertama kali diserahkan kepada Rusmiati dalam acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada 12 November 2024.

Penyerahan hadiah motor dilakukan secara resmi di hadapan publik dan bahkan sempat viral di media sosial.

Namun, hingga dua bulan berlalu, motor yang dijanjikan itu belum juga kembali ke tangan Rusmiati.

Rusmiati tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya.

 “Ya jelas kecewa dan malu. Sudah viral di media sosial katanya diberi hadiah sebagai bidan teladan nasional, faktanya motor yang dijanjikan malah ditarik kembali,” kata Rusmiati kepada Kompas.com, Sabtu (11/1/2025). 

Sebenarnya, Rusmiati tidak mempersoalkan jika memang sejak awal pemerintah tidak memberikan hadiah atas kinerjanya.

Namun, ia menyoroti kesungguhan pemkab dalam menepati janji.  

“Saya sih dikasih atau tidak dikasih hadiah tidak masalah, cuma kalau sudah dijanjikan dan diserahkan secara formal apalagi sampai viral, harusnya betul-betul diserahkan kepada pemiliknya. Ini bisa jadi preseden buruk ke depannya,” tutur Rusmiati lagi.

Awalnya, sepeda motor tersebut disebut sebagai hadiah pribadi dari Penjabat (Pj) Bupati Polman, Andi Ilham Borahima, untuk mengapresiasi prestasi Rusmiati.

Namun, saat penyerahan pada puncak HKN, motor itu justru diserahkan sebagai kendaraan dinas oleh Dinas Kesehatan Polman. Kejutan tak berhenti di situ.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved