Nurul Qomar Meninggal Dunia

Pilu Pesan Terakhir Pelawak Nurul Qomar Sebelum Meninggal Dunia, Ingatkan Sang Cucu Soal Ini

Meninggalnya pelawak Nurul Qomar menjadi duka terdalam bagi keluarga kini ditinggalkan.

Editor: Moch Krisna
Tribunnews/kolase
Pesan Terakhir Nurul Qomar Sebelum Meninggal Dunia 

"Kami menyadari bahwa perjuangan melawan kanker adalah perjalanan panjang.

 Ada kalanya menanjak, ada kalanya menurun. Kekambuhan ini adalah salah satu tanjakan yang harus kami lalui bersama.

Namun, kami percaya, di balik setiap ujian, ada hikmah yang menanti," tutur Siti.

Gejala dan Penyebab Kanker Usus

Secara umum, kanker usus besar adalah kanker yang terjadi pada usus besar dan ditandai dengan tumbuhnya benjolan yang tidak terkendali.

“Kanker ini berisiko terjadi pada segala usia, baik kelompok muda maupun tua. Pada kelompok usia muda, biasanya disertai gejala yang lebih buruk,” ujar dokter spesialis bedah digestif Siloam Hospitals Kebon Jeruk Dr. dr. Wifanto Saditya Jeo, Sp.B-KBD s.

Dikatakannya, gejala awal kemunculan kanker usus besar ditandai dengan adanya benjolan kecil jinak berupa polip, yang dalam perkembangannya dapat bertransformasi menjadi ganas.

Gejala lain yang dapat dialami antara lain dengan gangguan buang air besar (BAB) yang mengeluarkan darah, sembelit, atau diare tanpa sebab yang jelas. 

Seringkali juga diikuti dengan rasa sakit pada perut, mudah lelah, dan turunnya berat badan.

Kanker usus besar sering ditemukan pada rektum dan sigmoid.

Lokasi ini berada 5-15 cm di atas anus dan tumbuhnya kanker pada lokasi tersebut menganggu fungsi otot sfingter yang mengatur pembuangan kotoran seperti proses defekasi.

Berbagai teknik operasi dilakukan untuk mengobati kanker ini dan masih terus dikembangkan untuk mendapatkan hasil lebih baik.

Sebagai salah satu pusat unggulan di bidang pengobatan digestif, Siloam Hospitals Kebon Jeruk melalui Digestive Clinic telah mengembangkan teknik terbaru dalam penangananan kanker usus besar.

Salah satunya adalah teknik Trans-Anal Total Mesorectal Excision (TaTME). 

Teknik ini merupakan tindakan operasi minimal invasif (minimal invasive surgery) yang tidak hanya bertujuan untuk penanganan usus buntu dan batu empedu, tapi juga efektif untuk pengobatan pasien kanker rektum (usus besar bagian bawah).

Halaman
123
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved