Berita Viral
Profil Kombes Nicolas, Kapolres Metro Jaktim Ditegur Anggota DPR RI Lambat Tangani Kasus George
Mengenal sosok Kapolres metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly ditegur anggota Komisi III DPR RI gegara lambat tangani kasus anak bos roti y
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM - Mengenal sosok Kapolres metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly ditegur anggota Komisi III DPR RI gegara lambat tangani kasus anak bos roti yang aniaya pegawai.
Sebelum menjadi Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly telah mengemban sejumlah amanah jabatan.
Diantaranya adalah Direktur Pengalaman Objek Vital Polda Papua.
Lulusan Akpol 1997 ini juga sempat menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pamobvit Baharkam Polri.
Sebagai pejabat Polri, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly diamanahkan untuk melaporkan Harta Kekayaannya kepada negara.
Ia diketahui lahir di Ambon, 6 September 1973 adalah seorang Perwira Menengah Polri.
Baca juga: Profil Irjen Pol Purn Rikwanto Tegur Kapolres Jaktim Lambat Tangani Kasus George Aniaya Pegawai
Harta Kekayaan
Sebagai pejabat Polri, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly diamanahkan untuk melaporkan Harta Kekayaannya kepada negara.
Penyampaian LHKPN selama Wajib LHKPN menjabat dilakukan secara periodik setiap 1 tahun sekali atas Harta Kekayaan yang dimiliki per posisi 31 Desember.
Dilansir dari laman e-LHKPN Minggu 23 Juni 2024, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly terakhir kali melaporkan Harta Kekayaannya pada 11 Maret 2023.
Baca juga: Bantahan Bos Toko Roti Disebut Kirim Pengacara Penipu untuk Korban Penganiayaan George: Kok Bisa?
Berdasarkan LHKPN tersebut, pria kelahiran 6 September 1973 ini mempunyai Harta Kekayaa sebesar Rp. 1,9 Miliar.
Dua unit aset tak bergerak jadi penyumbang terbesar ajrta Kekayaannya.
Nicolas Ary Lilipaly memiliki tanah dan bangunan di Bekasi dan juga Ambon.
Dalam LHKPN ini pula Nicolas Ary Lilipaly melaporkan sebuah mobil dan dua buah sepeda motor.
Nicolas Ary Lilipaly juga tercatat punya Kas dan setara Kas sebesar Rp. 2,2 juta.
| Jeni Rahmadial Putri Indonesia Riau 2024 Tersangka Malapraktik Klinik Ditangkap, Gelarnya Dicabut |
|
|---|
| Sosok Slamet Suradio Masinis Tragedi Bintaro 1987, Viral Lagi di Tengah Kecelakaan Kereta di Bekasi |
|
|---|
| Nasib 15 Orang Jadi Korban Malpraktik Mantan Finalis Putri Indonesia, Ada yang Sampai Luka Bernanah |
|
|---|
| Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia 2024 Asal Riau Diduga Terjerat Malapraktik |
|
|---|
| Sosok Rafid Ihsan Lubis, Pemilik Daycare Little Aresha Jogja yang Jadi Tersangka Kekerasan Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kapolres-Metro-Jakarta-Timur-Kombes-Pol-Nicolas-Ary-Lilipaly.jpg)