Berita OKI
Sebanyak 122 Siwa di SD Negeri 10 Kayu Agung Mendapatkan Uji Coba Makan Siang Gratis Bergizi
Kegiatan makan siang bergizi yang dilakukan di SD Negeri 10 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir menyasar 122 siswa-siswi.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYU AGUNG - Kegiatan makan siang bergizi yang dilakukan di SD Negeri 10 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir menyasar 122 siswa-siswi.
Dikatakan Pj Sekretaris Daerah OKI, Muhammad Refly program ini merupakan inisiatif kolaboratif antara pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Polres yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dasar.
"Kegiatan ini merupakan uji coba ke 7 yang dilaksanakan di wilayah OKI," katanya diwawancarai wartawan disela kegiatan, Jum'at (13/12/2024) siang.
Diakui Refly, program ini akan terus dilakukan selama sekolah belum libur sebagai persiapan program pemberian makanan bergizi yang akan didanai pemerintah pusat mulai tahun depan.
"Program ini merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas anak bangsa melalui asupan gizi yang lebih baik," ungkapnya.
Menurutnya, siswa-siswi terlihat sangat antusias selama program ini dijalankan karena memang belum pernah ada kegiatan makan siang gratis seperti ini.
"Ke depan, jika anggaran dari pemerintah pusat sudah disiapkan, pemberian makan siang bergizi akan dilakukan setiap hari," urainya.
Baca juga: Pemprov Sumsel Belum Anggaran Program Makan Siang Bergizi, Baru Lakukan Simulasi di SMKN 2 Palembang
Baca juga: Polsek Lubuk Batang Bagikan Makan Siang Bergizi Gratis di SD Tanjung Sari Ogan Komering Ulu
Selain makanan bergizi, pemerintah pusat juga merencanakan program lain, seperti pemberian seragam gratis untuk siswa dari keluarga kurang mampu.
Program ini akan dilaksanakan secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan.
"Program ini memberikan dampak positif terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tentu ini sangat bermanfaat bagi orang tua yang kesulitan memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya," bebernya.
Meskipun fokus masih pada tingkat sekolah dasar, Refly berharap program ini dapat meluas ke jenjang SMP di masa mendatang.
"Kita baru lakukan di sekolah dasar, sudah tujuh kali di Kabupaten OKI, tetapi untuk SMP saat ini belum dilaksanakan," sambungnya.
Selain itu, pemerintah daerah akan memberikan dana pendampingan untuk memastikan keberhasilan program ini.
"Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah sangat penting guna meningkatkan sumber daya manusia khususnya anak-anak kita di masa depan," katanya.
"Menjadi langkah awal meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan siswa di OKI dan sekaligus mendukung agenda nasional dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing tinggi," pungkasnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Sembunyi di Kebun, DPO Pencuri Sawit yang Resahkan Petani di Pedamaran Timur OKI Ditangkap Polisi |
![]() |
---|
Purna Bakti, AKP Dwiruddin Anggota Polres OKI Dapat Hadiah Seekor Sapi |
![]() |
---|
Sempat Dilaporkan Hilang, Sapi Milik Bumdes Muara Telang OKI Ditemukan Terikat di Pohon |
![]() |
---|
SMAN 2 Kayuagung Batalkan Study Tour ke Bali dan Yogyakarta, Uang Rp 26,5 Juta Dikembalikan ke Siswa |
![]() |
---|
Kecamatan Tulung Selapan OKI Kebagian Dana Rp 30 M, Untuk Perbaikan Sejumlah Jalan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.