Buaya Melompat Tinggi
Buaya di Air Sugihan OKI Kerap Naik ke Darat Saat Malam Hari, Mangsa Ternak Warga
Dimana buaya muara monster itu kerap muncul di malam hari dan naik ke daratan untuk memangsa ternak milik masyarakat sekitar.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYU AGUNG -- Munculnya buaya muara ukuran besar membuat heboh penduduk yang berada disekitar Sungai Jalur 23 Desa Tirta Mulya, Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.
Dihubungi oleh Tribunsumsel.com Camat Air Sugihan, Ardilles mengatakan berdasarkan laporan bahwa perekam video bukanlah orang yang tengah memancing ikan, namun merupakan penduduk setempat yang tinggal dekat sungai.
"Berdasarkan laporan diterima mereka bukan sedang mancing itu, lokasi sungai primer itu berada di belakang rumah warga dan anak muda sedang main melempar batu. Karena saat itu air tengah pasang,"
"Memang disepanjang jalur primer itu sudah banyak rumah penduduk," katanya dikonfirmasi Senin (9/12/2024) siang.
Menurutnya video viral yang warga diambil pada Sabtu (7/12/2024) lalu.
Dimana buaya muara monster itu kerap muncul di malam hari dan naik ke daratan untuk memangsa ternak milik masyarakat sekitar.
"Misalnya ada warga yang melihara bebek, entok atau ayam, buaya itu sering mengintipnya. Karena pernah beberapa dapat cerita ada warga yang kehilangan ternak miliknya dan sudah dapat dipastikan buaya yang memangsanya,"
"Akan tetapi kalau buaya tersebut melihat manusia, maka mereka akan kabur kembali ke sungai," ungkapnya.
Baca juga: Viral Buaya Melompat Tinggi Saat Tangkap Benda yang Dilempar ke Sungai Air Sugihan OKI, Warga Resah
Baca juga: Warga Resah Buaya Kerap Muncul di Sungai Komering OKI, Dibunuh Masalah Hukum, Didiamkan Makan Korban
Ditegaskan pihaknya berkoordinasi dengan BKSDA Sumsel, karena warga selama ini sering melihat adanya kemunculan buaya muara.
"Mereka lagi pemantauan terlebih dahulu. Karena posisi buaya berada di posisi primer jalur 23 yang ada didekat habitatnya muara,"
"Jadi kalau posisi air surut buaya berpindah ke muara dan posisi air pasang, buaya itu masuk ke sungai primer,"
"Maka saat ini BKSDA belum bisa melakukan tindakan apa-apa, karena memang alur pergerakan mereka ini masih diseputaran habitat," tegasnya.
Menurutnya, sejauh ini pihak BKSDA hanya memberikan sosialisasi ke masyarakat yang berada dekat sungai untuk berhati-hati saat melakukan aktivitas di sungai.
"Ya, kalau sekarang masyarakat Air Sugihan tidak adalagi yang beraktivitas misalnya mandi dan mencuci di sungai. Ada waktu itu warga di jalur 25 yang dihimbau jangan lagi mandi di sungai,"
"Karena memang di sinikan warga masih bergantung kebutuhan air hujan dengan membuat bak penampungan di masing-masing rumah mereka," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Buaya-di-Air-Sugihan-OKI-Kerap-Naik-ke-Darat-Saat-Malam-Hari-Mangsa-Ternak-Warga.jpg)