Arti Bahasa Arab

Tulisan Arab Innaddina Indallahil Islam, Islam Agama yang Diridhai, tapi Jangan Menghina Agama Lain

Allah menurunkan agama Islam untuk diikuti dan diimani umat-Nya. Agama inilah yang dapat menyelamatkan hamba-hamba-Nya di akhirat kelak.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
Tulisan Arab Innaddina Indallahil Islam, Islam Agama yang Diridhai, tapi Jangan Menghina Agama Lain 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Tulisan Arab dari kalimat innadina indallahil islam adalah:


 إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلْإِسْلَٰمُ

Artinya : Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam.


Kalimat innadina indallahil islam merupakan kutipan Surat Ali Imran ayat 19.

Berikut bunyi Surat Ali ‘Imran Ayat 19 lengkap dengan artinya:


إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلْإِسْلَٰمُ ۗ وَمَا ٱخْتَلَفَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلْعِلْمُ بَغْيًۢا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَن يَكْفُرْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ


Arab-Latin: 
Innad-dīna 'indallāhil-islām, wa makhtalafallażīna ụtul-kitāba illā mim ba'di mā jā`ahumul-'ilmu bagyam bainahum, wa may yakfur bi`āyātillāhi fa innallāha sarī'ul-ḥisāb


Artinya: 
Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.

 

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia dikutip dari laman tafsirweb.com

Sesungguhnya agama yang diridhoi Allah bagi makhlukNya dan Dia mengutus rasul-rasul Nya dengan agama itu, serta tidak menerima selainnya, adalah agama Islam.

 Yaitu kepatuhan kepada Allah semata dengan beribadah berserah diri kepada-Nya, dan mengikuti rasul-rasul dalam ajaran-ajaran yang mengutus mereka dengannya dalam setiap masa sampai ditutup dengan Nabi Muhammad , yang Allah tidak menerima dari siapapun sepeninggal beliau agama selain Islam yang beliau diutus dengannya. 


Dan tidaklah terjadi perselisihan di antara golongan ahli kitab Yahudi dan Nasrani, lalu mereka berpecah-belah menjadi golongan-golongan dan berkelompok-kelompok, kecuali setelah hujjah tegak terhadap mereka dengan diutusnya para Rasul dan diturunkannya kitab-kitab suci, lantaran dorongan permusuhan, kedengkian dan hasrat meraih dunia. 
Dan barangsiapa mengingkari ayat-ayat Allah yang diturunkan dan tanda-tanda petunjuknya yang mengindikasikan Rububiyyah dan Uluhiyyahnya, maka sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan Nya dan Dia memberikan balasan kepada mereka sesuai dengan apa yang telah mereka perbuat.

 

Islam diakui Allah SWT sebagai agama yang suci dan satu-satunya agama yang benar. Allah menurunkan agama Islam untuk diikuti dan diimani umat-Nya. Agama inilah yang dapat menyelamatkan hamba-hamba-Nya di akhirat kelak.

Secara garis besar, ayat tersebut menjelaskan tentang kebenaran Islam dan inti ajarannya, yakni tauhid. 

Innaddina indallahil Islam merupakan penegasan bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar, murni, samawi, dan diakui keberadaannya oleh Allah SWT. 

Meski menjadi agama yang diridhai Allah, sebagai umat islam yang memberi teladan yang baik, kita tidak dibenarkan menghina agama lain.

Dikutip dari laman uin.alaudin.ac.id, Gus Baha menjelaskan bahwa menghina sesembahan orang dari agama atau keyakinan lain berpotensi merendahkan agama sendiri.

Sebab penghinaan itu justru membuka kesempatan kepada orang-orang yang dihina untuk balik menghina sesembahan kita, yakni Allah Swt.

Allah berfirman dalam Surat Al An'am ayat 108 yang artinya:

 "Dan janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan."

Ayat di atas turun sebagai respons atas sikap jemawa sebagian sahabat Rasul yang kala itu begitu bangga dengan agama Islam dan tanpa sadar telah merendahkan atau bahkan menghina agama lain.

"Para sahabat itu di masa-masa awal Islam juga ada yang over (berlebihan), mereka bangga dengan agama Islam yang baru mereka peluk. Karena terlalu bangga, sebagian dari mereka menghina sesembahan orang-orang kafir, bahkan dengan kecaman. Karena tak tahan dengan makian itu, orang-orang kafir pun membalas dengan menghina Allah Swt.

Menghormati agama lain sebab penghormatan itu adalah bagian dari cara kita menjaga agar agama Islam tidak dimaki dan disakiti. 

Itulah Tulisan Arab Innaddina Indallahil Islam, Islam Agama yang Diridhai, tapi Jangan Menghina Agama Lain. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Arti Addinu Lana Wal Haqqu Lana, Teks Lagu Berisi Sholawat, Tulisan Arab, Latin dan Terjemah

Baca juga: Arti  Wal Fitnatul Asyaddu Minal Qotli, Al Baqarah Ayat 191, Maksud Fitnah Lebih Kejam dari Membunuh

Baca juga: Arti Rabbana La Taj Alna Fitnatal Lil Qaumidh Dhalimin Wa Najjina Birahmatika Minal Qaumil Kafirin

Baca juga: Hukum Memberi Hadiah kepada Guru dalam Islam, Berdasarkan Penjelasan Ulama Lengkap Dalil Hadits

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved