Penembakan Kasat Reskrim Solok Selatan

'Doakan, Tugas Saya Berat,' Pesan AKP Ryanto Ulil ke Ibu Sebulan Sebelum Tewas Ditembak di Kabag Ops

Selain kepada ibunya, Ryanto juga mencurahkan isi hatinya kepada sahabatnya. Ia mengaku ingin hidup lebih santai dan menikmati waktu di luar tekana

Editor: Weni Wahyuny
kolase Instagram
Almarhum Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar yang tewas ditembak AKP Dadang. AKP Ulil sempat meminta doa ibunya karena mengemban tugas berat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MAKASSAR - Sebulan sebelum tewas ditembak Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar sempat meminta doa karena mengemban tugas berat.

Pesan itu disampaikan Fery Mangin (59), sepupu AKP Ulil. 

Fery mengatakan, kala itu, pesan yang disampaikan AKP Ulil ke ibunya itu, tak mengundang rasa curiga.

Namun siapa sangka AKP Ulil kini tiada usai curhat soal tugas berat itu.

"Dia bilang, 'Doakan saya, tugas saya berat.' Itu disampaikan sekitar sebulan lalu kepada ibunya," ujar Fery di rumah duka, Jumat (22/11/2024).

Selain kepada ibunya, Ryanto juga mencurahkan isi hatinya kepada sahabatnya.

Ketika itu, ia mengaku ingin hidup lebih santai dan menikmati waktu di luar tekanan tugas. 

Baca juga: VIDEO AKP Dadang Disebut Gangguan Mental saat Tembak AKP Ryanto Ulil, Polisi Bantah Istimewakan

Namun, tekad dan tanggung jawabnya kepada negara membuatnya tetap loyal dalam menjalankan tugas.

Bahkan, ketika curhat dengan ibunya, AKP Ryanto pernah mengatakan ingin mundur dari kepolisian.

Namun, sang ibu menyemangatinya dan mendukung dengan doa.

"Dia pernah bilang, 'Bolehkah saya keluar dari polisi? Tugas saya berat.' Tapi ibunya menguatkan dia. Dia (ibunya) mengatakan, 'Jangan nak, kita dukung dengan doa,'" ungkap Fery sambil menirukan percakapan.

Ryanto, yang baru menjabat sebagai Kasat Reskrim di Polres Solok Selatan, sebelumnya bertugas di Brimob Polda Jawa Tengah. 

Jabatan barunya ini dijalani kurang dari setahun sebelum insiden tragis menimpanya.

Baca juga: Pupus Rencana AKP Ryanto Ulil Menikah dengan Polwan Tahun Depan, Kini Tewas Ditembak Kabag Ops

Kata Fery, Ryanto dikenal sebagai sosok yang jujur dan memegang prinsip "lambusuki," istilah Makassar untuk sikap bersih dan lurus.

"Ryan itu tidak bisa ditawar-tawar. Itu mungkin menjadi konsekuensi dari sikapnya," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved