Berita Viral

Nasib ES Siswa SMA Dipaksa Sujud oleh Pengusaha di Surabaya, Sang Ibu Menangis Anaknya Alami Trauma

Kedua orangtua sang siswa dipaksa sujud menggonggong menangis lantaran tak tega melihat kondisi putranya kini mengalami trauma dan sering ketakutan.

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Youtube tvOnenews
Ira Maria, orang tua sang siswa dipaksa sujud menggonggong menangis lantaran tak tega melihat kondisi putranya kini mengalami trauma dan sering ketakutan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kasus siswa SMA dipaksa seorang pengusaha di Surabaya sujud dan menggonggong dihadapannya beruntut panjang.

Kedua orangtua sang siswa tersebut menangis lantaran tak tega melihat kondisi putranya kini mengalami trauma dan sering ketakutan atas kejadian tersebut.

Terungkap duduk perkara tersebut ternyata berawal ledekan dari siswa SMA tersebut kepada anak wali murid sang pengusaha tersebut.

Baca juga: Sosok Ivan Sugianto Pengusaha Surabaya Viral Paksa Siswa Sujud dan Menggonggong, Kini Dilaporkan

seorang pria berkaos putih memaksa seorang siswa untuk sujud dan menggonggong.
seorang pria berkaos putih memaksa seorang siswa untuk sujud dan menggonggong. (x/PaltiWest2024)

Sambil menangis, Ira Maria Ibu dari ES menceritakan anaknya, siswa SMA Kristen Gloria 2 yang dipaksa bersujud dan menggonggong karena dianggap mengejek putra dari Ivan Sugianto yakni, X, siswa dari SMA Cita Hati Surabaya.

Ucapan ledekan itu dilontarkan diduga lewat direct message oleh ES dan EX.

"Jadi tidak ada secara langsung  bilang poodle itu tidak ada, cuma sesama teman guyonan karena melihat dari sosmed, oh anak ini lucu seperti poodle, dan selang berapa hari Eiten dan Exel bertemu secara tidak sengaja dan tidak ada ungkapan kata poodle, anak saya tidak pernah berkata anj***, itu dikatakan di luar berkata begitu, anak saya tidak pernah bilang 'kamu anj*** tidak pernah, interaksi mereka sampai disitu, ungkap Ira Maria ibunda korban, dilansir dari Youtube TvOne, Rabu, (13/11/2024).

Meski demikian, hal tak manusiawi itu tetap dilakukan di depan mata kedua orang tuanya.

Ira mengaku panik dan ketakutan karena diduga mendapat intimidasi dari rombongan yang dibawa oleh pengusaha Ivan Sugianto.

Namun, Ira menyesali rasa takutnya membiarkan sang anak harus melakukan hal tersebut.

"Kenapa saya membiarkan? karena saya ketakutan dan panik, kenapa anak saya harus sujud menggonggong, padahal kita orang tua aja gak pernah nyuruh anak kita sujud menggonggong gitu, saya ketakutan, yasudah biar masalah ini cepat selesai," bebernya dengan tangisan.

"Tapi justru saya merasa kesalahan saya sampai hari ini, saya sebagai mamanya membiarkan anak saya di depan orang banyak diperlakukan seperti tak manusiawi, " sambungnya.

Baca juga: Aksi Pengusaha Surabaya Suruh Siswa Sujud dan Menggonggong Viral, Buntut Tak Terima Anak Diejek

 Akibatnya, sang anak kini mengalami trauma dan takut kemana-mana tanpa dampingan orangtuanya.

Diketahui, insiden ini bermula pada Senin (21/10) lalu, setelah pertandingan basket antara tim SMAK Gloria 2 dan SMA Cita Hati di sebuah mall Surabaya.

Sebelumnya, video Ivan Sugianto viral karena memaksa seorang siswa untuk berlutut dan menggonggong menuai kecaman.

Ia merupakan ayah dari EMS, siswa SMA Cita Hati Surabaya.

Ivan diduga tersulut emosi karena tak terima anaknya anaknya diejek.

Diketahui, Ivan Sugianto dikenal sebagai pengusaha asal Surabaya.

Kini, Ivan Sugianto dilaporkan pihak sekolah SMA Gloria 2 Surabaya guna melanjutkan kasus anak muridnya.

Kronologi 

Melansir dari Tribunmedan.com, kasus arogansi Ivan Sugianto ini bermula dari saling ejek antara siswa SMA Gloria 2 Surabaya dengan SMA Cita Hati Surabaya.

Saat itu, Ivan Sugianto tidak terima anaknya yang berinisial EMS diejek oleh siswa SMA Gloria 2 Surabaya.

Ivan Sugianto kemudian mendatangi SMA Gloria 2 Surabaya.

Di sana ia mengamuk, kemudian memaksa siswa SMA Gloria 2 yang mengejek anaknya untuk bersujud.

Baca juga: Nasib Aipda Wibowo Bakal Dituntut Balik jika Guru Supriyani Divonis Bebas Dituduh Aniaya Anaknya

Dari unggahan akun X milik @Mdy_Asmara1701, terlihat aksi arogan tersebut ditonton oleh banyak orang yang ada di areal sekolah. 

“Minta maaf, sujud, sujud, menggonggong,” ucap Ivan dalam video yang beredar.

Melihat hal itu, orang tua siswa lantas meminta anaknya untuk bangkit.

Namun, Ivan makin mengamuk.

Bahkan, orang tua siswa tersebut nyaris jadi bulan-bulanan kelompok Ivan Sugianto.

“Udah Pak, sorry Pak, udahlah Pak, dia kan udah minta maaf,” ucap orang tua murid SMA Gloria 2 Surabaya berusaha memelas.

Pihak Sekolah Buat Laporan

Karena kasus ini pula, guru di SMA Gloria 2 kemudian membuat laporan polisi.

Laporan tersebut tertuang LPM/1121/X/2024/SPKT/POLRESTABES SURABAYA.

Setelah laporan bergulir, kasus ini belakangan disebut sudah dimediasi.

Dalam kasus ini, nama Ketua Asosiasi Petinju Indonesia Jawa Timur, Nouke Norimarna ikut terseret.

Diberitakan beberapa media, bahwa Nouke sempat disebut-sebut ikut mendatangi SMA Gloria 2 bersama Ivan Sugianto.

Namun Nouke dalam keterangannya membantah disebut preman.

Ia mengaku dirinya hadir sebagai guru tinju dari EMS, anak dari Ivan Sugianto.

Meski sudah diselesaikan dengan kekeluargaan di Amin Resto, Surabaya pada 8 Oktober 2024, tak sedikit warganet di Twitter atau X meminta agar Ivan Sugianto diproses hukum.

Warganet menyebut bahwa perbuatan Ivan Sugianto kelewatan, karena mencampuri urusan remeh temeh, terlebih menyangkut masalah remaja anak sekolah.

Kini beredar di media sosial capture percakapan dua siswa SMA Surabaya yang disuruh menggonggong.

Dalam percakapannya, siswa SMA Kristen Gloria 2 meledek murid SMA Cita Hati seperti poodle.

"Kamu tau poodle itu apa kan" katanya.

"Pantes gak bro ? Bro kita kenal aja engga. Menurutmu sendiri poodle itu apa ?" timpal siswa Cita Hati.

"Anjing lucu. search aja" katanya.

"Kamu mau ta disamakan sama binatang ? iya kamu tak samakan sama anjing mau ta ?" kata siswa SMA Cita Hati.

Ia menganggap perkataan siswa SMA Kristen Gloria 2 Surabaya sangat kelewatan.

Dalam video tampak Ivan menyuruh siswa Ethan sujud dan menggonggong.

"Minta maaf, sujud. Menggonggong. Menggonggong," kata Iva.

Lalu ada pria berkacamata yang mencegah siswa untuk sujud dan menggonggong.

"Janganlah, ya maaflah, memang anakku yang salah. Tolong kasih kesempatan," kata orang tua anak tersebut.

"Kenapa kamu bilang kita cari sensasi? Yang cari sensasi tuh anakmu, An***g!," ujar si pengusaha.

Sementara, orang-orang disekitarnya pun sempat ingin melerai aksi tersebut.

Namun pria berbaju putih itu terlanjut murka.

"Yang harusnya ngejelasin tuh anakmu," ujarnya kepada ayah siswa tersebut.

Tak selang lama, keributan antara siswa dan pengusaha tersebut dikatakan telah berdamai.
'
"Ini orang nya? Nama ivan pengusaha surabaya,. Kedua sudah damai" tulis akun X @Opposisi6890, sembari mengunggah pria tersebut menandatangani surat damai.

Unggahan itu pun tak ayal ramai dipenuhi kecaman publik.

@ji****: Owalah pak pak segimana sih salah nya anak anak, gak sampe bikin anakmu kehilangan nyawa atau luka luka kan? kenapa memperlakukan nya kaya binatang gitu, sampe sujud disuruh menggonggong jg loh, itu ayah nya juga udah bilang maaf
@Day******: arongan, pikirnya semua bisa di beli pakai uang.

(*)

Baca berita lainnya di google news

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved