Berita Viral
Nasib Aipda Wibowo Bakal Dituntut Balik jika Guru Supriyani Divonis Bebas Dituduh Aniaya Anaknya
Nasib Aipda Wibowo Hasyim, orangtua siswa yang melaporkan guru Supriyani, bakal dituntut balik.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM - Nasib Aipda Wibowo Hasyim, orangtua siswa yang melaporkan guru Supriyani, bakal dituntut balik.
Diketahui, Supriyani dituntut bebas oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari kasus dituduh menganiaya siswa anak polisi.
Kini, kuasa hukum guru Supriyani, Andri Darmawan, sudah ancang-ancang bersiap melayangkan tuntutan balik.
Selain menuntut balik, Andri mengungkapkan Supriyani bakal menjalani rehabilitasi dan pemulihan nama baik.
Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan lantaran guru Supriyani telah menderita sejak dilaporkan ke polisi hingga menjadi terdakwa dalam perkara ini.
"Tentunya bahwa kami berharap kalau ini putusan bebas, kami akan melakukan langkah-langkah misalnya mengembalikan nama baik dan rehabilitasi kepada Bu Supriyani," katanya dikutip dari YouTube Nusantara TV, Selasa (12/11/2024).
"Kemudian juga, kami akan menuntut pihak-pihak yang telah melakukan kriminalisasi terhadap yang merekayasa perkara ini hingga sampai ke persidangan," sambungnya.
Andri menjelaskan pihak-pihak yang bakal dituntut balik adalah orang tua korban yaitu Aipda Wibowo Hasyim dan istrinya, Nurfitriana serta pihak Polsek Baito.
Sehingga, sambungnya, dia berharap kliennya divonis bebas oleh hakim dari Pengadilan Negeri (PN) Andoolo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Kami berharap adanya vonis bebas supaya kami bisa melakukan tuntutan semisal orang tua korban yang melakukan laporan palsu."
"Kemudian ada aparat misalnya Polsek Baito yang menyalahgunakan kewenangannya dalam kegiatan penyelidikan dan penyidikan ini," jelasnya.
Baca juga: Kapolri Turun Tangan Tindak Lanjuti Kasus Guru Supriyani, Perintah Propam Usut Uang Damai Rp50 Juta
Andri menegaskan upaya hukum dengan penuntutan balik ini tidak hanya keinginan dari pihaknya selaku kuasa hukum Supriyani.
Namun, imbuhnya, hal tersebut juga merupakan keinginan dari kliennya tersebut.
Dia menjelaskan Supriyani ingin agar orang-orang yang melakukan kriminalisasi terhadapnya memperoleh hukuman setimpal dengan apa yang dia rasakan pasca dilaporkan.
"Karena Bu Supriyani mengatakan dia merasa sedih diperlakukan seperti itu dan dia menginginkan orang-orang yang melakukan dia seperti itu kiranya mendapatkan hukuman setimpal," jelasnya.
| Awal Mula Terungkapnya Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI Lewat Grup Chat, Tiba-tiba Minta Maaf |
|
|---|
| Identitas 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Lewat Grup Chat, Diberhentikan dari Organisasi Kampus |
|
|---|
| Kemenkes Ungkap Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Murni Khilaf, Ibu Pasien Meradang: Usut |
|
|---|
| Alasan Pasutri di Riau Berikan Nama Bayinya Ali Khamenei, Tak Menyangka Viral Disorot Dubes Iran |
|
|---|
| Kisah Pasutri di Riau Berikan Nama Bayinya Ali Khamenei, Dubes Iran Sampai Datang Berkunjung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Aipda-Wibowo-Hasim-Kanit-Intel-Polsek-Baito-Polres-Konawe-Selatan-yang-melaporkan-guru-SD.jpg)