Pilkada OKU Timur 2024

Bawaslu OKU Timur Terima 4 Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Selama Tahapan di Pilkada 2024

Dimana, Laporan-laporan tersebut sebagian besar berkaitan dengan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Choirul Rahman
Ketua Bawaslu Kabupaten OKU Timur Sunarto bersama Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Ir Oki Endrata Wijaya, ST, MT ketika melakukan pemeriksaan dugaan pelanggaran, Selasa (12/11/2024) 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Selama tahapan Pilkada 2024 berlangsung, Bawaslu Kabupaten OKU Timur telah menerima empat laporan atas dugaan adanya pelanggaran.

Dimana, Laporan-laporan tersebut sebagian besar berkaitan dengan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu juga terkait netralitas kepala desa, yang semestinya tidak memihak dalam pesta demokrasi.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu OKU Timur, Ir Oki Endrata Wijaya, ST, MT mengatakan, ada empat laporan dugaan pelanggaran yang sudah masuk ke Bawaslu Kabupaten OKU Timur.

Dimana keempat laporan tersebut diantaranya laporan kades se-kecamatan Buay Madang Timur.

Lalu laporan Kades Pujo Rahayu, Kampanye di Kelurahan Terukis Rahayu serta Videotron.

"Untuk laporan 1 sudah diregister dan diteruskan kepada pejabat berwenang. Lalu untuk laporan 2 sedang diproses. Sedangkan untuk laporan 3 tidak diregistrasi. Kemudian untuk laporan 4 sudah ditindak lanjuti," katanya, Selasa (12/11/2024).

Lebih lanjut ia juga menyampaikan, dengan adanya laporan dugaan pelanggaran ini, tentunya mendorong Bawaslu untuk memperkuat koordinasi bersama Sentra Gakkumdu dari unsur kepolisian dan kejaksaan, juga dengan jajaran Panwaslu di seluruh wilayah OKU Timur.

Dengan adanya sinergi yang kuat, Bawaslu berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan dan temuan yang terdaftar.

"Kami juga memastikan tidak ada pelanggaran yang terabaikan demi terciptanya pemilihan yang bebas dari praktik curang," ujarnya.

Baca juga: Kata Pengamat Politik Sumsel di Pilkada OKU Timur 2024, Enos-Yudha Masih Dipercaya Masyarakat 

Baca juga: Keluarkan Hasil Survei, Lembaga Konsep Indonesia Petakan Kekuatan di Pilkada OKU Timur 2024

Ia juga menegaskan, pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi. 

Tentunya ini demi mewujudkan pemilu yang adil dan transparan. Meskipun tahapan kampanye telah diatur secara ketat namun pelanggaran masih rentan terjadi.

Khususnya dalam hal netralitas ASN dan kades terkait kepatuhan terhadap aturan kampanye.

Bawaslu akan terus meningkatkan pengawasan hingga tahapan pemilihan selesai.

Serta memastikan sanksi yang tepat bagi pihak-pihak yang terbukti melanggar.

"Hal ini sebagai langkah nyata dalam mewujudkan Pilkada 2024 yang berintegritas," bebernya.

Ditengah berbagai tantangan ini, ia mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berperan aktif dalam mengawasi tahapan Pilkada.

“Dukungan dan partisipasi masyarakat dalam melaporkan indikasi kecurangan sangat penting untuk menjaga proses demokrasi yang bersih dan adil,” 

Ia juga menuturkan laporan-laporan yang ada menggambarkan dinamika dan tantangan dalam menjaga integritas proses demokrasi.

Bawaslu Kabupaten OKU Timur berkomitmen untuk terus memantau dan menindaklanjuti setiap laporan guna memastikan Pilkada 2024 berjalan dengan jujur dan berintegritas.

"Mari bersama-sama kita sukseskan Pemilukada tahun 2024 ini dengan sejuk, aman dan damai," pungkasnya.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved