Berita Palembang
5.000 Orang Urus Paspor Perbulan, Imigrasi Palembang Berharap Masyarakat Buat Paspor Secara Mandiri
Untuk itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang Khairil Mirza berpesan kepada masyarakat, untuk mandiri dalam pembuatan paspor.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Setiap harinya Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang menerima ratusan permohonan paspor, sehingga setiap bulannya mencapai lebih dari 5000 yang membuat paspor.
Untuk itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang Khairil Mirza berpesan kepada masyarakat, untuk mandiri dalam pembuatan paspor.
"Harapannya masyarakat tidak berurusan dengan pihak ketiga, dan bisa menggunakan aplikasi M-Paspor untuk daftar," kata Khairil Mirza saat Podcast di Graha Tribun Sumsel beberapa waktu lalu.
Menurutnya, imigrasi update mengikuti perkembangan jaman yang serba digital.
Selain itu disediakan ruang pengaduan untuk pelayanan, jadi bisa konsultasi kalau ada kendala-kendala.
"Saya rasa masyarakat Palembang sudah mandiri, bisa urus sendiri tanpa calo. Karena sudah diberikan kemudahan dengan M-Paspor. Daftar dari aplikasi dan bayar langsung melalui bank," katanya
Berikut wawancara khusus dengan Khairil Mirza.
* Anda sudah berapa lama di Palembang
Saya sebelumnya menjabat kepala Kantor Imigrasi Tanjung Pinang di Riau. Pada 12 Juni 2024, Alhamdulillah saya diberikan amanah di Palembang. Palembang ini tempat yang bersejarah ada Ampera. Melihat sejarah histori yang ada maka harus dijaga, karena ini merupakan kerajaan Sriwijaya.
Selama 4 bulan di sini saya ada inovasi baru yaitu layanan drive thru, dengan nama "Si Ampera Bertanjak" yang merupakan akronim dari kata imigrasi ambil paspor tanpa beranjak. Biasanya setalah daftar, foto dan nanti ambilnya beberapa hari kemudian datang dan langsung ambil saja tak perlu antre lagi.
Jadi masyarakat Palembang yang mau ambil paspor tidak harus turun dari kendaraannya, cukup ke loket drive thru, bisa roda dua maupun roda empat yang sudah di launching sejak Oktober.
Inovasi suatu kewajiban, terlebih kita sudah Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan untuk menunju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) maka harus ada inovasi terbaru.
* Berapa lama ambilnya di drive thru
Selama ini ambilnya cukup lima menit saja.
* Kantor Imigrasi apa tugasnya
Tugas kami letak wilayah strategis, ada enam wilayah kerja di Kabupaten/Kota di Sumsel yaitu Palembang, Prabumulih, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir.
* Sejauh mana kewenangan imigrasi tentang keluar masuknya warga negara asing
Kita namanya TPI tempat pemeriksaan imigrasi, kita ada dua TPI udara dan laut. Pada April TPI udara di Palembang tidak ada untuk reguler, karena bandara bukan internasional lagi. Walupun status nya sudah dicabut, tapi masih ada umrah khusus carter Palembang Jeddah.
Sedangkan untuk di laut kita masih beroperasi di Pelabuhan BOM Baru, perlintasan ekspor impor yang bawa barang dari berbagai negara seperti Singapura dan lain-lain.
* Periksanya gimana kalau di pelabuhan
Ada laporan akan ada kapal datang dari luar, jadi nantinya ada petugas imigrasi yang datang langsung memeriksa. Didata jumlah orang sesuai paspor dan diperiksa sesuai SOP, dilihat masa berlaku paspor dan lain-lain. Biasanya mereka di sini satu Mingguan yang diperiksa WNI dan WNA.
Disamping itu juga kita melakukan pengawasan WNA di wilayah kerja kita seperti di tempat-tempat proyek, perusahaan dan lain-lain. Kita awasi, ijin tinggal dan lain-lain.
* Berapa WNA yang ada di wilayah kerja Anda
Lebih kurang ada 400 an WNA yang bekerja di wilayah kerja kita.
* Bisa dijelaskan apa itu M-Paspor
M-Paspor merupakan aplikasi yang dilaunching sejak 2022 untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang mau membuat paspor. Jadi masyarakat tidak perlu antre dan masyarakat tinggal memilih mau buat paspor di kantor imigrasi mana.
Misal warga Jakarta, lagi di Palembang bisa buat paspor di Palembang. Jadi bisa menentukan kapan, jam dan di mana mau buatnya. Dengan M-Paspor juga mengurangi penggunaan kertas. Jadi cukup di scan barcode antreannya. Kemudian berkasnya juga dibawa yang dibutuhkan saja.
* Banyak masyarakat yang membuat paspor biasa apa elektronik
Paspor elektronik awalnya berlaku di kota besar, namun kebijakan dirjen seluruh kanim dan beberapa imigrasi luar negeri wajib menggunakan e paspor. Masyarakat cukup antusias menggunakan e paspor karena banyak keuntungan seperti kalau ke Jepang nggak perlu bayar visa atau bebas visa. Lalu memudahkan kunjungan ke luar negeri, tidak pakai kertas lagi cukup di scan.
Kalau dari halaman sama, yang membedakan kalau e paspor ada cip nya dan dari sisi harga. Kalau e paspor harganya Rp 650 ribu sedangkan yang biasa Rp 350 ribu. Banyak peminatnya yang suka jalan-jalan, karena nggak ribet.
* Betul kah sekarang tak perlu pakai calo buat paspor
Memang tidak berurusan dengan pihak ketiga, kita juga update mengikuti perkembangan jaman yang semua serba digital. Kami memberikan kesempatan pada masyarakat yang lansia bisa langsung datang, tak perlu antre langsung saja datang ke imigrasi dengan membawa persyaratan lengkap.
Di kantor kita ada disediakan ruang pengaduan untuk pelayanan, jadi bisa konsultasi kalau ada kendala-kendala. Saya rasa masyarakat Palembang sudah mandiri, bisa urus sendiri tanpa calo. Karena sudah diberikan kemudahan dengan M-Paspor. Daftar dari aplikasi dan bayar langsung melalui bank.
Bagi masyarakat yang perlu percepatan juga ada di kantor kita. Misal perlunya hari ini langsung jadi bisa datang saja, nanti akan dilayani melalui jalur percepatan. Dengan dikenakan biaya tambahan Rp 1 juta dan itu resmi.
Baca juga: Jelang Pilkada Pagar Alam 2024, Pemkot dan Imigrasi Awasi WNA Demi Keamanan
Baca juga: Imigrasi Palembang Luncurkan Drive Thru Si Ampera Bertanjak, Ambil Paspor Tak Perlu Turun Kendaraan
* Tujuan wawancara pembuatan paspor untuk apa
Dalam memberikan dokumen negara kita juga selektif dan jangan sampai disalah gunakan. Maka teman-teman yang mewawancarai masyarakat punya keahlian mengali informasi. Jangan sampai nantinya disalah gunakan.
Sebagai petugas imigrasi kita melindungi hak asasi manusia, jangan sampai sudah buat nanti disalahgunakan. Imigrasi juga bisa mencabut paspor yang telah ada kalau ada penyalah gunaan, karena WNI bawa nya atas nama negara Indonesia.
Kami tidak larang yang mau bekerja di luar, hanya kita melakukan pencegahan saja apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena untuk berkerja di luar juga ada syarat-syarat tertentu di negera yang dituju.
* Apa tipsnya kepada warga yang mengurus paspor di Palembang
Kami mengimbau kepada masyarakat yang mau membuat paspor di kantor imigrasi Palembang, kami tetap mengedepankan senyum, salam dan sapa. Kita tetap memberikan kemudahan dalam hal pelayanan paspor. Khusus yang lansia, umur di atas 60 tahun bisa langsung datang dengan membawa data lengkap dan hubungi petugas kami di meja konsultasi dan informasi supaya nanti diarahkan. Lalu pembayarannya bisa melalui Indomaret dan juga bank-bank konvensional yang ada di wilayah Palembang.
Kepada masyarakat ketika ada petugas imigrasi kami yang tidak sesuai dengan harapan, mohon disampaikan kritikannya langsung kepada kami l ke kantor imigrasi dan juga kita ada kotak saran. Jadi ibaratnya apabila anda puas terhadap pelayanan kami sampaikan kepada masyarakat luas dan apabila tidak puasa sampaikan langsung ke kami. Kami akan memberikan pelayanan yang lebih baik setiap harinya untuk kenyamanan masyarakat ke imigrasi Palembang.
* Berapa banyak yang buat paspor di Palembang
Alhamdulillah masyarakat masih memberikan kepercayaan kepada kami. Berdasarkan data yang ada di bulan Oktober ada 5.600 jadi sekitar 5000 orang yang buat paspor per bulan. Jam kerja kita 7 jam yang menyediakan 6 konter atau petugas.
* Selama ini apa yang perlu ditingkatkan
Alhamdulillah selama ini kami terus meningkatkan SDM dengan pendidikan, pelatihan dan lain-lain. Kedepannya akan ditambah jumlah konter supaya menambah kecepatan pelayanan yang ada dan memperbaiki fasilitas yang ada dan akan dibuat seperti mal, supaya masyarakat nyaman.
* Apakah ada layanan di Mal
Kalau di mal ketika ada event-event ataupun yang mengundang seperti
event hari bakteri, pengayoman dan lain-lain. Bisa juga mengundang kami di lokasi-lokasi tertentu dengan melihat jaringan, yang tersedia.
* Paling banyak buat paspor untuk apa
Paling banyak untuk keperluan umrah. Jadi saya sangat terkesan dengan program pemerintah di sini maupun di kabupaten/kota mereka ada program mengumrahkan perangkat desa, guru dan lain-lain. Setelah itu baru ada yang bikin paspor untuk wisata, pendidikan dan lain-lain.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Bulog Sumsel Babel Pastikan Pasokan Beras SPHP Aman, Stok di Gudang Cukup Hingga 10 Bulan ke Depan |
![]() |
---|
Pria di Palembang Curi Laptop & TV di MTS Miftahul Jannah Kenten Banyuasin, Uangnya Untuk Beli Sabu |
![]() |
---|
Sensasi Berbeda 'Kedai Sedolor Mancing' Palembang, Bisa Mancing Sambil Menikmati Jembatan Ampera |
![]() |
---|
Pemkot Palembang Bakal Perbaiki Jalan Setapak Bertiang di Kalidoni Palembang, 5-6 Bulan Selesai |
![]() |
---|
Masih Dijabat Plt, Posisi Dirut RSUD Palembang Bari dan Kasat Pol PP Masih Tunggu Persetujuan BKN |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.