Berita Kilang Pertamina Plaju

Kilang Pertamina Plaju Beri Bantu Susu Hingga Edukasi Pola Hidup Sehat di Banyuasin, Tekan Stunting

Dari berjumlah 30 anak pada 2021, kemudian menjadi 17 anak pada 2023, dan pada 2024 hanya tercatat 6 anak yang didiagnosa stunting.

Editor: Sri Hidayatun
dokumentasi Kilang Pertamina Plaju
Upaya menangkal stunting menjadi tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Mengingat, dampak jangka panjangnya terhadap kualitas generasi masa depan 

TRIBUNSUMSEL.COM,BANYUASIN- Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST.,MM.,MBA.,IPU Asean Eng, yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Banyuasin mengatkan angka stunting di Kabupaten Banyuasin turun dari 24 persen di tahun 2023, menjadi 20 persen di tahun 2024. 

“Untuk target kedepan Kabupaten Banyuasin angka stunting harus 15.8 persen di tahun 2025, karena prioritas utama dalam penurunan stunting adalah yang berisiko stunting,” katanya.

Salurkan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan

Seperti desa-desa yang lainnya, desa Sungai Gerong, yang menjadi desa terdekat dalam wilayah operasional Kilang Pertamina Plaju, juga menghadapi problem stunting.

Meta, A.Md.Keb., bidan desa Sungai Gerong, mengatakan angka prevalensi stunting di desanya terus berangsur menurun setiap tahunnya.

Dari berjumlah 30 anak pada 2021, kemudian menjadi 17 anak pada 2023, dan pada 2024 hanya tercatat 6 anak yang didiagnosa stunting.

Dikatakan Meta, sejauh ini, berbagai penanganan pun telah dilakukan, salah satunya Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“Ada, sekarang kita menggiatkan pemberian PMT, itu dari dinas kesehatan, dan itu yang menggerakkan ialah dari kader-kader posyandu, dan semua bahan disediakan dari Puskesmas,” katanya.

Pihaknya berharap, stunting di Desa Sungai Gerong tahun depan benar-benar berhasil ditekan hingga angka nol.

Baca juga: Kilang Pertamina Plaju Gelar Pelatihan Digitalisasi Branding Produk bagi UMKM Jasmine Suger

 “Harapan kami dari puskesmas Mariana semoga stunting di desa Sungai Gerong ini menjadi nol, termasuk yang berisiko, bisa naik kembali berat badannya,” ujar dia.

Untuk itulah, PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju, perusahaan pengolahan migas dan petrokimia yang berdiri tak jauh dari Desa Sungai Gerong di Banyuasin I, turut berkontribusi dalam pengentasan stunting.

Berbagai intervensi pun dilakukan untuk mencegah maupun menangkal angka stunting di Desa Sungai Gerong. Pertamina sendiri, dalam implementasi TJSL-nya, berpegang pada 4 pilar, salah satunya Pertamina Sehat.

Bantu Susu dan Suplemen, Edukasi Pola Hidup Sehat

Berbagai intervensi pun dilakukan sebagai dukungan terhadap pengentasan stunting di desa ini, misalnya distribusi paket susu dan suplemen balita kepada enam anak yang masih mengidap stunting di Sungai Gerong, pada Jumat (1/11/2024).

Paket itu berupa empat kotak susu formula premium serta dua kotak suplemen kesehatan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved