Pilkada PALI 2024
Pertama Kali Nyoblos di Pilkada 2024, Gen Z di PALI Antusias Tapi Bingung Tentukan Pilihan
Para pemilih Generasi Z yang berada pada rentang usia 17-21 tahun di Kabupaten PALI Sumatera Selatan menyambut Pilkada Serentak 2024 ini antusias
Penulis: Apriansyah Iskandar | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Para pemilih Generasi Z yang berada pada rentang usia 17-21 tahun di Kabupaten PALI Sumatera Selatan menyambut Pilkada Serentak 2024 ini dengan penuh antusias.
Pada Pilkada 2024 ini rata-rata dari para Generasi Z ini merupakan pengalaman pertama kalinya akan mengikuti pemilihan.
Namun ada juga dari mereka yang sudah ikut memilih pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu.
Meski mereka antusias sebagai pemilih di Pilkada 2024 ini, tetapi kebanyakan dari mereka masih bingung menentukan calon bupati dan calon wakil bupati PALI yang akan mereka pilih di Pilkada 2024.
Begitu juga dengan siapa sosok calon Gubernur dan calon Wakil Gubenur Sumsel yang akan mereka pilih di Pilkada 2024.
Tak hanya itu, kebanyakan dari mereka juga belum mengetahui Visi, Misi dan program kerja dari keempat pasangan calon bupati- wakil bupati di Pilkada PALI 2024.
Di salah satu sekolah di Kabupaten PALI yakni SMAN 2 Unggulan Talang Ubi, terdapat sekitar 140 siswa yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Kabupaten PALI 2024 dari jumlah DPT yang telah ditetapkan oleh KPU sebanyak 144.913 pemilih.
Namun kebanyakan dari mereka belum banyak mengetahui visi, misi dan program dari paslon peserta Pilkada dan juga belum mengetatahui serta masih bingung siapa sosok paslon yang akan mereka coblos di Pilkada 2024.
Seperti yang diungkapkan oleh Alinda Putri Herlina (17) siswi kelas 12 SMAN 2 Unggulan Talang Ubi ini, dia mengatakan bahwa namanya masuk dalam DPT dan akan menjadi pemilih pemula di Pilkada PALI 2024.
Akan tetapi, Alinda belum mengetahui tata cara pencoblosan dan juga masih bingung dengan sosok paslon yang akan dipilihnya di Pilkada 2024.
"Pilkada ini sudah terdaftar sebagai pemilih, kalau pilpres kemarin belum, jadi ini yang pertama kalinya ikut pemilihan, antusias sih, karena pertamakalinya, tapi belum tahu seperti apa pemilihan itu dan belum tahu siapa yang akan di pilih nanti," kata Alinda, Kamis (24/10/2024).
Begitu juga dengan Aldi Marjodi Salim (17) siswa kelas 12 lainnya, di pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024, dia juga terdaftar sebagai pemilih pemula.
"Sudah masuk daftar pemilih di Pilkada ini, waktu Pilpres kemarin belum, jadi baru pertamakalinya akan ikut pemilihan," ujarnya.
Kendati demikian Aldi mengaku masih bingung dalam menentukan pilihannya di Pilkada PALI 2024, karena dari paslon bupati dan wakil bupati tersebut dia belum mengetahui visi, misi dan programnya.
"Sebenarnya antusias ikut pemilihan karena ini pengalaman pertamakalinya, tapi belum tahu siapa yang akan dipilih nanti,"ungkapnya.
Siswa lainya yakni Muhamad Elza Prayoga (17) meski di Pilkada ini merupakan yang pertamakalinya dia terdaftar sebagai pemilih, Namun untuk tata cara pemilihan dan jumlah surat suara di Pilkada, Muhamad Elaza sudah mengetahuinya.
Hal tersebut diketahuinya ketika mengikuti kegiatan sosialialisasi Pilkada beberapa waktu lalu.
"Walaupun baru pertamakalinya akan ikut pemilihan, untuk tata caranya sudah tahu dan jumlah surat suara ada 2 yaitu untuk pemilihan Gubenur -wakil Gubenur Sumsel dan pemilihan Bupati-wakil bupati PALI,"tuturnya.
Ia juga mengaku telah memantapkan hati untuk memilih salah satu paslon bupati-wakil bupati di pilkada 2024.
"Kalau untuk calon bupati- wakil bupati sudah ada pilihan, tertarik dari visi, misi dan programnya. Tapi kalau untuk pemilihan Gubenur- Wakil Gubenur belum menentukan pilihan, masih bingung siapa yang akan dipilih nanti," bebernya.
Sementara Zerina Manda (17) dan Meltri Fisrano mengaku Pilkada 2024 ini merupakan yang kedua kalinya mereka akan ikut pemilihan setelah sebelumnya mereka juga pernah ikut pemilihan pada Pemilu 14 Ferbruari 20224 lalu.
Meskipun ini merupakan yang kedua kalinya ikut pemilihan, Zerina Manda masih bingung menentukan pilihan nya, dikarenakan belum mengetahui visi, misi dan program dari setiap paslon.
"Sebelumnya pernah nyoblos waktu pilpres kemarin, Pilkada ini merupakan yang kedua kalinya, namun sampai sekarang belum menentukan pilihan. Sebenarnya nama-nama paslon nya sudah tahu, tapi visi,misi dan program nya belum, jadi masih bingung," ucapnya.
Meski begitu, Zerina antusias ikut pemilihan dan akan datang ke TPS pada tanggal 27 November mendatang, karena menurutnya sosok kepala daerah yang dapat membawa kemajuan suatu daerah dalam 5 tahun mendatang ditentukan dalam Pilkada.
"Mungkin nanti akan dicari tahu apa visi, misi dan program dari setiap paslon. Untuk harapan saya sebagai pelajar, saya berharap bupati- wakil bupati PALI nanti dapat memberikan program beasiswa lebih banyak lagi, agar kami dapat dengan muda melanjutkan kejenjang pendidikan lebih tinggi tanpa terkendala biaya," harapnya.
Berbeda dengan Zerina,meski sama- sama yang kedua kalinya ikut pemilihan, Meltri Fisrano sudah menentukan pilihan nya di Pilkada PALI 2024.
Pilihan tersebut telah dimantapkan nya setelah menonton acara debat paslon Pilkada PALI 2024 yang digelar oleh KPU beberapa waktu lalu.
"Kalau pilihan sudah ada, saat mengetahui dari visi,misi dan program keempat paslon pada acara debat kemarin, ada program beasiswa kuliah untuk anak daerah, jadi saya tertarik," ungkapnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
Profil Iwan Tuaji, Cawabup yang Menang Perolehan Suara di Pilkada PALI 2024, Pencinta Vespa |
![]() |
---|
Profil Lengkap Asgianto, Mundur dari DPRD Sumsel, Menang Suara di Pemilihan Bupati PALI 2024-2029 |
![]() |
---|
Unggul di Pilkada PALI 2024, Asgianto Janji Jadikan Rumah Dinas Tempat Masyarakat Salurkan Aspirasi |
![]() |
---|
Legowo dengan Hasil Pilkada PALI 2024, Devi-Ferdinand Akui Kemenangan Asgianto-Iwan, Ucap Selamat |
![]() |
---|
Profil Iwan Tuaji Wakil Bupati PALI Terpilih 2024-2029, Tokoh Inspirasi Sriwijaya Tahun 2017 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.