Hoax Penculik Anak di Ogan Ilir
2 Penjual Obat Asal Medan Dituduh Menculik Anak di Ogan Ilir, Minta Bantu Polisi untuk Klarifikasi
Polisi membantah perihal isu yang menyebut terjadi penculikan bocah 11 tahun di Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel oleh penjual obat.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Polisi membantah perihal isu yang menyebut terjadi penculikan bocah 11 tahun di Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel oleh penjual obat.
Pada info yang beredar, bocah berinisial AL itu disebut-sebut dibawa menggunakan mobil oleh dua pria yang memiliki wajah mirip orang India.
Belakangan diketahui, dua pria tersebut bernama Rawi dan Erwin, pedagang obat dan peralatan kesehatan asal Medan Sumatera Utara.
Keduanya melapor ke Polsek Gelumbang di Muaraenim.
Kanit Reskrim Polsek Gelumbang Iptu Sutra Efendi menegaskan, Rawi dan Erwin bukan pelaku penculikan anak.
"Tidak ada. Mereka tidak menculik anak," tegas Sutra melalui video yang diterima wartawan, Kamis (3/10/2024).
Sutra kembali menegaskan, dua orang pria itu datang ke Sumatera Selatan tepatnya ke wilayah Muaraenim, hanya untuk berdagang.
"Datang ke sini dari Medan, tujuannya untuk berdagang. Demikianlah yang bisa kami sampaikan," jelas Sutra.
Informasi penculikan ini beredar luas di media sosial sejak Rabu (2/10/2024) petang hingga aparat kepolisian turun tangan.
Foto bocah tersebut disandingkan dengan foto Rawi dan Erwin sehingga menimbulkan ketakutan masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Muhammad Ilham menerangkan, bocah tersebut diisukan dibawa kabur oleh seorang penjual obat dan alat kesehatan.
"Informasi yang beredar katanya diculik. Itu tidak benar, hoaks," jelas Ilham dihubungi terpisah.
Setelah ditelusuri, bocah berinisial AL tersebut diketahui pergi menuju kediaman orang tuanya di Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI).
Aparat Polsek Tanjung Raja yang mendapat laporan lalu bertolak menuju Kayuagung untuk menjemput AL.
"Jadi, kedua orang tua ananda AL ini bercerai. Dia bermaksud menuju kediaman ibunya di Kayuagung, bukan diculik," tegas Ilham.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.