Berita OKI
Harga Jual Getah Karet di OKI Naik Sejak Awal September, Capai Rp 15.000 Perkilo
Tidak hanya itu saja, Yadi menyebut sebagian besar petani karet di Desa Lubuk Seberuk mengalihfungsikan lahan mereka menjadi sawah.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Sri Hidayatun
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Pengepul getah karet di Desa Lubuk Seberuk, Kecamatan Lempuing Jaya, Yadi Tono mengatakan jika penjualan karet mingguan dari petani saat ini sangat berkurang.
"Sekarang lagi musim trek (getah sedang sedikit), jadi setiap nimbang 2 minggu sekali dapat 3 sampai 4 ton getah dari petani. Sedangkan kalau lagi musim normal mencapai 7 sampai 8 ton sekali nimbang," katanya sewaktu dikonfirmasi pada Senin (30/9/2024) sore.
Meskipun getah dihasilkan sedang sedikit. Namun Yadi mengatakan harga jual lagi melambung tinggi.
"Kalau bulan lalu harga perkilonya masih sekitar Rp 12.000 dan sejak awal bulan September ini berangsur naik hingga sekarang Rp 15.000," kata dia.
"Memang lagi mahal-mahalnya harga sekarang. Setiap penjual bisa menghasilkan sekitar Rp 1.000.000, sangat lumayan guna memenuhi kebutuhan hidupnya," ungkapnya.
Baca juga: Harga Karet Hari ini di OKU Naik Jadi 12.800/Kg, Petani Tetap Galau karena Produksi Getah Berkurang
Tidak hanya itu saja, Yadi menyebut sebagian besar petani karet di Desa Lubuk Seberuk mengalihfungsikan lahan mereka menjadi sawah.
"Hampir 40 persen lahan karet yang ada sudah beralih fungsi menjadi sawah. Karena memang perawatan lebih mudah dan harga jual yang cenderung lebih stabil," paparnya.
"Apalagi kalau sawah tak pengaruh dengan faktor cuaca, setiap 3 bulan sekali masuk musim tanam. Jadi uang yang dihasilkan lebih pasti," pungkasnya.
Baca berita menarik lainnya di google news
Sempat Dilaporkan Hilang, Sapi Milik Bumdes Muara Telang OKI Ditemukan Terikat di Pohon |
![]() |
---|
SMAN 2 Kayuagung Batalkan Study Tour ke Bali dan Yogyakarta, Uang Rp 26,5 Juta Dikembalikan ke Siswa |
![]() |
---|
Kecamatan Tulung Selapan OKI Kebagian Dana Rp 30 M, Untuk Perbaikan Sejumlah Jalan |
![]() |
---|
Tampang Pasutri Asal Prabumulih Gelapkan 4 Motor & 3 HP di OKI, Ternyata Juga Beraksi di OKU Timur |
![]() |
---|
Polisi Bakar Arena Sabung Ayam di Desa Kota Bumi OKI, Pelaku Kabur Tinggal 4 Motor di TKP |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.