Pelecehan di UIN Raden Fatah

Kronologi Pegawai BAAK UIN Raden Fatah Diduga Lecehkan Mahasiswa Baru, Saksi:Pelaku Sempat Tak Ngaku

Salah seorang saksi yang ikut menggerebek dugaan pelecehan sesama jenis yang dilakukan oleh oknum staff Biro BAAK UIN Raden Fatah Palembang mengungka

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Moch Krisna
TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAD KURNIAWAN
Gedung Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel, laporan dugaan pelecehan sesama itu ditangani oleh Subdit IV Renakta. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rachmad Kurniawan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Salah seorang saksi yang ikut menggerebek dugaan pelecehan sesama jenis yang dilakukan oleh oknum staff Biro BAAK UIN Raden Fatah Palembang mengungkap kronologi singkat peristiwa yang menimpa seorang mahasiswa baru tersebut. 

Penggerebekan tersebut dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dan warga.

Diketahui kasus dugaan pelecehan sesama jenis itu terbongkar usai mahasiswa yang jadi korban yakni AF mengadu ke salah seorang temannya.

CP salah seorang saksi mengatakan penggerebekan itu terjadi pada malam hari di kos-kosan korban yang berada di kawasan Pakjo.

"Awalnya kami lagi nongkrong terus korban memberi kabar sekitar jam setengah 9 malam, bilang kalau ada si pelaku datang ke kosan dia," ujarnya kepada Tribunsumsel.com, Senin (26/8/2024).

Lanjut dia, sekitar orang delapan berkumpul dan menuju ke lokasi kos-kosan korban dan menggerebek tindakan yang dilakukan oleh pelaku.

"Pelaku sempat tidak mau ngaku. Tapi elakan pelaku terbantahkan karena korban memiliki bukti video," katanya.

Ia tidak mengetahui perilaku penyimpangan itu sudah terjadi berapa kali, namun yang pasti sebelum penggerebekan korban bercerita sama salah seorang temannya.

"Kurang tahu berapa kali. Tapi korban sudah cerita sama salah satu temannya, baru temannya itu memberitahu kami. Korban ini mahasiswa baru, aslinya bukan orang Palembang," katanya.

(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved