Arti Bahasa Arab

Arti Kata Ila Hadroti, Ila Ruhi dan Ila Arwahi dalam Bacaan Tahlil, Berikut Contoh Kalimat Tawasul

Sebenarnya kata Ila Hadroti memiliki makna yang sama dengan kalimat Ila Ruhi. Perbedaannya hanya pada derajat orangnya.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
Arti Kata Ila Hadroti, Ila Ruhi dan Ila Arwahi dalam Bacaan Tahlil, Berikut Contoh Kalimat Tawasul 

Ilaa jamii’ii ahlil qubuuri minal muslimiina wal muslimaati walmu’miniina walmu’minaati min masyariqul ardhi wa maghooribihaa barrihaa wa bahrihaa khususon aabaa anaa wa umma haatinaa wa ajdaadanaa wa jaddaatinaa wa masyaayikhonaa wa masya ayikho masyaayikhinaa wa asaatidzatinaa wa khushuushoon ilarruhi (…) wa limini ijtamai naa haa hunaa bi sababihi. Al-Fatihah.

Artinya
“Kepada segenap ahli kubur kaum muslimin laki laki dan perempuan, kaum mukminin laki laki dan perempuan dari timur dan barat, baik yang ada di darat maupun di laut, terutama kepada para bapak dan ibu kami, para nenek laki laki dan perempuan kami, kepada syaikh kami dan syaikhnya syaikh kami, kepada gurunya guru kami, dan kepada orang yang menyebabkan kami sekalian berkumpul di sini.”

 

Contoh bacaan tawasul "Ila Arwahi"

وَاِلَى اَرْوَاحِ سَيِّدِنَا اَبِيْ بَكْرٍوَّعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَاَلَى بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِاَجْمَعِيْنَ اَلْفَاتِحَه

Wa ilaa arwaahi sayyidinaa abii bakriw wa 'umar Wa 'utsmaana wa 'ali Wa alaa baqiyyatish shohaabati ajma'iin, Al Fatihah

Contoh lain:

tsumma ilaa arwahi jami'i ahlil kubur minal muslimiina wal muslimaat wal mu'miniina wal mu'minaati lahumul fatihah.

Kata tsumma atau summa sendiri berarti "kemudian".

Kata ini sebagai penghubung antara orang yang disebut pertama dengan orang berikutnya.

Ila Hadroti untuk orangtua kita


Menurut Ulama KH Husein Ilyas Mojokerto, salah satu ulama sepuh dan dihormati tinggal di Mojokerto Jawa Timur
penggunaan Ilaa Hadroti juga sebaiknya digunakan untuk orangtua kita sebagai orang yang mulia.

 

Alasannya Ilaa hadroti ialah sebutan yang digunakan untuk merujuk kepada seseorang yang dinilai tinggi derajatnya di hadapan Allah Subhanahuwata'ala atau orang yang dicintainya.

 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved