Arti Kata Bahasa Arab
Arti Musibah, Bala dan Azab, Kosa Kata Bahasa Arab yang Identik dengan Kemalangan, Penjelasan Ulama
Bala' itu adalah sesuatu yang diturunkan oleh Allah dalam bentuk tantangan atau kesulitan, bukan karena telah melakukan kesalahan dan dosa.
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TRIBUNSUMSEL.COM --Arti Musibah, Bala dan Azab, tiga Kosa Kata Bahasa Arab yang Identik dengan Kemalangan, Penjelasan Ulama.
Pengertian Musibah
Musibah berasal dari kata bahasa Arab ashaba yang artinya mengenai, menimpa, atau membinasakan.
Musibah juga berarti kemalangan (al-baliyyah) atau setiap kejadian yang tidak diinginkan.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia musibah berarti kejadian (peristiwa) menyedihkan yang menimpa, malapetaka atau bencana.
Pengertian Bala
Dikutip dari laman uin-alauddin.ac.id, Dr Haidar Baghir menjelaskan bala' itu adalah sesuatu yang diturunkan oleh Allah dalam bentuk tantangan atau kesulitan.
Bala' itu adalah sesuatu yang diturunkan oleh Allah dalam bentuk tantangan atau kesulitan, bukan karena telah melakukan kesalahan dan dosa.
Di dalam Al-Qur'an, bala' diartikan dengan ujian. Ujian itu tidak mesti karena orang tersebut telah melakukan perbuatan yang salah. Ujian bisa diberikan untuk meningkatkan kualitas seseorang.
Pengertian Azab atau Adzab
Arti umum 'azab adalah siksaan atau hukuman. Sehingga, orang mengatakan kalau bala tidak ada hubungannya dengan dosa, sementara azâb itu adalah respons Allah terhadap orang yang telah melakukan kesalahan atau dosa.
Dr. Haidar Baghir dalam bukunya "Makrifat Sakit dan Kematian" mengatakan perlu membahas kata musibah bala dan adzab agar kita tidak salah dalam menyikapi setiap kejadian kemalangan yang menimpa.
Semuanya datang dari Allah Yang Maha Bijak, Maha Mengetahui, Maha Pengasih dan Penyayang.
Beda Musibah Bala dan Azab
Musibah dalam bahasa Indonesia itu konotasinya negatif, sedangkan dalam bahasa Arab bermakna sesuatu yang menimpa. Maknanya bersifat netral, bisa baik dan bisa juga buruk (baca Surah Al-Nisa' [4] ayat 79).
Musibah, bala dan azab merupakan kejadian yang datang atas ketentuan Allah SWT dan tidak bisa ditolak.
Merujuk pada ayat Alquran ada beberapa macam musibah yang bisa berarti ujian (bala) atau azab.
1. Ujian bagi keimanan dan kesabaran seseorang. Ini merupakan keniscayaan dalam hidup (QS. al-Ankabut: 2-3),
Arab-Latin: A ḥasiban-nāsu ay yutrakū ay yaqụlū āmannā wa hum lā yuftanụn
Artinya: Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
Arab-Latin: Wa laqad fatannallażīna ming qablihim fa laya'lamannallāhullażīna ṣadaqụ walaya'lamannal-kāżibīn
Artinya: Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
2. Sebagai cara yang diberikan oleh Allah untuk pengampunan dosa (QS. Ali Imran 140-141).
Artinya: Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada'. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim,
3. Sebagai pembalasan atas kesalahan (QS. al-Ankabut 40)
Artinya: Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur...
4. Sebagai obat atas penyakit yang diderita (QS. al-Mukminun 75-76)
Artinya: Dan sesungguhnya Kami telah pernah menimpakan azab kepada mereka, maka mereka tidak tunduk kepada Tuhan mereka, dan (juga) tidak memohon (kepada-Nya) dengan merendahkan diri.
Maka, tidak ada musibah dari Allah Swt. kecuali untuk kebaikan kita semua.
Bagaimana menyikapi musibah, bala dan azab?
Semuanya itu tergantung respons kita. Jika reaksi kita negatif, maka akibatnya ketika kita mendapatkan bala' kualitas kita pun akan menurun.
Misalnya; marah-marah, putus asa, serakah, menimbun, dan mementingkan diri sendiri. Kalau ini yang terjadi, maka bala' menjadi buruk dan adzab menjadi kutukan bagi kita. Tetapi jika kita bersikap positif, maka yang muncul adalah sikap sabar, mendekatkan diri kepada Allah.
Bahkan, kalaupun musibah itu sampai mengambil ajal kita atau keluarga kita wal-'iyâdzu billâh semoga Allah menjauhkan dari itu kita pasrah dan percaya bahwa ajal itu bisa datang melalui bentuk apa pun dan Allah Maha Bijaksana, Maha Mengetahui, Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Jika sikap seperti ini yang terpatri di dalam diri kita, maka musibah akan menjadi berkah dan kita mendapatkan hikmah dari sesuatu yang tadinya kita lihat sebagai keburukan.
Itulah Arti Musibah, Bala dan Azab, Kosa Kata Bahasa Arab yang Identik dengan Kemalangan, Penjelasan Ulama. (lis/berbagai sumber)
Baca juga: Allahumma Shalli Ala Muhammad Wa Ala Ali Muhammad Kama Shallaita Ala Ibrahim, Sholawat Tasyahud
Baca juga: Doa Rasulullah kepada Dua Cucunya, Doa yang Dicontohkan Nabi Muhammad agar Anak Dikasihi Allah SWT
Baca juga: Arti Salamatul Insan Fi Hifdzil Lisan, Pepatah Bahasa Arab, Pentingnya Menjaga Lisan Agar Selamat
Baca juga: Arti Sekufu, Pasangan Sekufu, Istilah dalam Proses Mencari Jodoh dalam Islam, Kriteria Menurut Dalil
kata musibah artinya adalah
musibah telah ditetapkan allah
bala artinya dalam bahasa arab
bala artinya dalam kbbi
azab artinya
adzab artinya adalah
Tribunsumsel.com
Tribunnews.com
bagaimana menghadapi musibah bala
perbedaan musibah bala dan azab
Arti Shollu Alan Nabi Muhammad, Sholli Alan Nabi dan Cara Menjawabnya, Seruan untuk Bersholawat |
![]() |
---|
Arti Laulaka Lama Khalaqtul Aflak, Hadits tentang Nabi Muhammad Rahmat Bagi Seluruh Alam Semesta |
![]() |
---|
Arti Laqad Kana Lakum Fi Rasulillahi Uswatun Hasanatul Liman Kana Yarjullah, Surat AL Ahzab Ayat 21 |
![]() |
---|
Arti Rabbana Atmim Lana Nurona Waghfirlana, Kutipan Surat At Tahrim ayat 8, Doa untuk Menjaga Anak |
![]() |
---|
Arti Sholawat Penutup Doa, Washalallahu Ala Sayyidina Muhammadin Wa Ala Alihi Wa Shahbihi Wasallam |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.