Pegi Setiawan Bebas

Euis Pemandi Jenazah Marah Polisi Bohong, Sebut Tak Ada Luka Tusuk dan Sayat di Tubuh Vina Cirebon

Pemandi jenazah Vina Cirebon, Euis mengungkap reaksi terhadap pihak kepolisian, marah polisi bohong lantaran sebenarnya tak ada luka tusuk samurai..

|
youtube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Euis Pemandi Jenazah Vina Cirebon 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Sosok Euis, pemandi jenazah Vina Cirebon yang tewas pada 2016 lalu mengungkap reaksinya terhadap pihak kepolisian.

Euis menyebut polisi bohong lantaran sebenarnya tak ada luka tusuk ataupun sayat karena samurai di Tubuh Vina.

Dari kesaksian nenek Euis tersebut, terungkap bahwa di tubuh Vina tidak ada luka tusuk seperti yang disebutkan Polda Jawa Barat (Jabar) sebelumnya yang menyebut almarhumah tewas akibat ditusuk pedang atau samurai.

Bahkan, nenek Euis juga memastikan tidak ada luka sayatan pada jenazah Vina itu.

Baca juga: Terima Pekerjaan dari Dr Richard Lee, Pegi Setiawan Diajak Live Jualan Produk Skincare : Boleh

"Saat saya mandikan, tidak ada luka tusukan, kakinya remuk semua tuh, terus tangannya senglek (patah)," kata nenek Euis di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, Jumat (19/7/2024) malam.

Nenek Euis mengatakan, di tubuh Vina juga tidak ditemukan luka tusuk sedikitpun.

Namun, di bagian kepala, nenek Euis mengatakan, terdapat luka di bagian belakangnya, hidung dan telinga Vina juga mengeluarkan darah.

Nenek Euis pun menyebut, polisi berbohong karena mengatakan terdapat luka tusuk di tubuh Vina.

Padahal, ketika jenazah dimandikan olehnya, tidak ditemukan luka tusuk di tubuh Vina.

"Saya mandiin sampai bersih, tak ada luka tusuk, yang ada patah tangan dan kaki," tegas nenek Euis.

"Kongkon mrene polisine, tak jewer pisan (suruh ke sini polisinya, saya jewer nanti), kurang ajar, kok ditusuk-tusuk gimana. Bohong!"

Pemandi Jenazah Bantah Ada Luka Tusuk dan Sayat Jasad Vina Cirebon, Bukan Tewas Karena Samurai
Pemandi Jenazah Bantah Ada Luka Tusuk dan Sayat Jasad Vina Cirebon, Bukan Tewas Karena Samurai (youtube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

Selain luka parah di tangan, kaki dan kepala, nenek Euis juga mendapati lendir dan darah serta luka pada alat vital korban.

"Saya kan mandiin, maaf ya Pak, namanya mandiin mayat kan Pak ya, sobek," kata Euis.

Namun Euis meyakini Vina adalah korban pembunuhan dan bukan tewas karena kecelakaan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved