Berita Ogan Ilir

Remaja Putri 13 Tahun di Ogan Ilir yang Hilang Ternyata Kabur Bareng Pemuda, Berawal Kenal di FB

Remaja putri 13 tahun asal Ogan Ilir yang dilaporkan menghilang, telah ditemukan oleh pihak keluarga pada Senin (15/7/2024) malam.

Shutterstock
Ilustrasi-- Remaja putri 13 tahun di Ogan Ilir berinisial IP yang dilaporkan hilang dari rumah ternyata kabur dengan pemuda yang dikenalnya dari FB. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Remaja putri 13 tahun asal Ogan Ilir yang dilaporkan menghilang, telah ditemukan oleh pihak keluarga pada Senin (15/7/2024) malam.

Gadis berinisial IP menghilang dari rumahnya sejak Jumat (12/7/2024) malam.

Bahkan sebelum menghilang, IP sempat menuliskan sepucuk surat yang meminta sang ibu tak sedih atas kepergiannya. 

"Alhamdulillah, semalam adik kami sudah ketemu di daerah Pangkalan Balai (Banyuasin)," kata kakak dari IP, Muhammad Angga, Selasa (16/7/2024).

Berdasarkan keterangan keluarga, IP dijemput di kediamannya dan diajak pergi oleh seorang pemuda 20 tahun warga Pangkalan Balai, Banyuasin, Sumsel. 

Setelah kepulangan IP, polisi akan memeriksa pemuda yang mengajak pergi tanpa persetujuan orangtua gadis tersebut.

"Kami akan periksa dulu gadis tersebut beserta orang yang mengajaknya pergi," kata Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Muhammad Ilham diwawancarai terpisah.

Baca juga: HOAX Kabar Lina Mukherjee Hamil di Penjara, Kalapas Perempuan Palembang : Sudah Kami Tes

Polisi juga mengarahkan keluarga IP membuat laporan ke polisi.

"Sebelumnya hanya melapor secara lisan ke Polsek Tanjung Raja. Kami imbau keluarga segera melapor ke PPA Satreskrim Polres Ogan Ilir," kata Ilham.

Dilanjutkannya, berdasarkan keterangan hasil pemeriksaan oleh Polsek Tanjung Raja, IP sudah dua minggu berkenalan dengan pemuda tersebut.

Perkenalan lewat media sosial Facebook itu berujung pada penjemputan IP hingga dinyatakan hilang.

"Kami akan minta keterangan keduanya. Apakah ada unsur pidana, nanti dijelaskan lebih lanjut," pungkas Ilham.

Tinggalkan Surat

Sebelumnya, IP yang masih duduk di bangku kelas 6 SD meninggalkan sepucuk surat ditujukan pada ibunya sebelum pergi dari rumah

"Assalamualaikum Mak... Mak aku mintak maaf eh, aku pegi Mak eh dari rumah. Mak dak usah nanges eh, dak usah aku dicari. Aku janji Mak kagek kapan aku ado duet aku ngnejuk Mak. Mak jangan nanges jangan sedeh, aku kgk balek pulek. Mak tenang bae, jadi jangan nanges2, jangan sedeh juge. Aku pegi Mak..."

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved