Berita Palembang

HGB Rumah Susun Palembang Selesai 2024, Kini Bakal Direvitalisasi, Warga Berharap Tak Dirobohkan

Mereka tahu informasi tersebut dari mulut ke mulut karena ada kegiatan sosialisasi kesehatan dari Dinas Kesehatan.

Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Hartati
HGB Rumah Susun Palembang Selesai 2024, Kini Bakal Direvitalisasi, Warga Berharap Tak Dirobohkan 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) akan merevitalisasi rumah susun (rusun) bersama Perumahan Nasional (Perumnas) sebagain sudah diketahui warga yang menempati rumah susun.

Mereka tahu informasi tersebut dari mulut ke mulut karena ada kegiatan sosialisasi kesehatan dari Dinas Kesehatan.

"Iya sebagian sudah tahun akan direvitalisasi tapi sebagian lagi juga belum tahu infonya," ujar Abah, Ketua RT di rumah susun itu, Selasa (16/7/2024).

Abah mengatakan rumah susun itu Hak Guna Bangunannya (HGB) sebenarnya sudah habis sejak 2013 lalu namun diperpanjang lagi 11 tahun hingga 2024.

Tahun ini HGB rumah susun habis sehingga bisa saja kesempatan itu dimanfaatkan pemerintah untuk merevitalisasinya.

Abah menyebut sebenarnya rusun ini masih kokoh khusus bangunan lantai 1 hingga 3, namun lantai 4 memang banyak yang rusak seperti bocor, roboh, jebol dan lainnya.

Selain itu fisik bangunan seperti lisplangnya memang banyak rusak sehingga terlihat tidak terawat.

"Kalau mau direnovasi lebih baik sebenarnya dibanding harus dibongkar dan dibuat apartemen," ujar Abah.

Dia berharap rusun sebenarnya tidak dibongkar total diubah jadi apartemen karena pasti nanti biaya sewa dan perawatan atau HGBnya lebih mahal.

Belum lagi biaya untuk keamanan dan fasilitas tambahan lainnya juga akan ikut naik jika bangunan dibuat apartemen dan itu memberatkan.

Namun jika pemerintah ingin membongkar dan dibangun ulang, masyarakat atau pemilik bangunan saat ini juga tidak bisa bersikeras karena memang hak pemerintah dan HGBnya sudah habis.

Meski siap digusur dan pindah jika rusun akan dibongkar, namun Abah mengatakan hingga kini belum tahu mau pindah kemana dan masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah sebab selama ini info yang didapat hanya info dari mulut ke mulut saja.

Belum ada pertemuan resmi dari pemerintah yang mengajak warga duduk bersama untuk membahas rencana revitalisasi dan teknisnya.

"Kami menunggu informasi resmi dulu dari pihak terkait dan menunggu sosialisasinya," ujar Abah.

Baca juga: Kumuh dan Berada di Tengah Kota, Pemkot Palembang Minta Akhir Tahun Ini Rumah Susun Direvitalisasi

Baca juga: Menelisik Ancaman Keamanan Pada Bangunan Rumah Susun 24 Ilir Palembang

Rencana revitalisasi ini dilakukan pemkot karena alasan sudah tua dan kumuh.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved