Bulan Muharram

Contoh Pidato Singkat Santunan Anak Yatim 10 Muharram 2024, Menyentuh Hati

Contoh pidato singkat santunan anak yatim 10 Muharram 2024, menyentuh hati yang bisa jadi referensi bagi yang membutuhkan.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
GRAFIS TRIBUN SUMSEL/VANDA
Contoh pidato singkat santunan anak yatim 10 Muharram 2024, menyentuh hati yang bisa jadi referensi bagi yang membutuhkan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Contoh pidato singkat santunan anak yatim 10 Muharram 2024, menyentuh hati yang bisa jadi referensi bagi yang membutuhkan.

Hari 10 Muharram 1446/2024 bertepatan Selasa (16/7/2024).

Tanggal 10 Muharram juga dikenal dengan Hari Raya Anak Yatim atau Hari Lebaran Anak Yatim, dan umumnya umat muslim akan memberikan santunan.

Berikut ini contoh pidato singkat santunan anak yatim 10 Muharram 2024, menyentuh hati.

Bismillahirrahmaanirrahiim.. Assalamu 'alaikum wr. wb.

Innalhamdalillah. Nahmaduhuu wa nasta'inuhuu wa nastagfiruhuu. Wa nau'uudzubillahi min suruuri anfusinaa wa sayyiaatinaa, man-yahdillahu falaa mudillalahu, waman-yudlilhu falaahaadiyalahu...

Hadirin yang mengharapkan rido Allah S.W.T.

Pada dasarnya, kita semua yang berkumpul di sini adalah seorang anak.
Mungkin, di antara kita ada yang masih memiliki orang tua lengkap. Dan mungkin juga ada di antara kita yang Ayahnya sudah meninggal, sehingga kita sekarang menjadi anak yatim.

Di dalam Islam, muslim dianjurkan untuk menyantuni, menyayangi dan merawat anak yatim. Seperti telah dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muhammad S.A.W. yang berbunyi:

عَنْ سَهْلِ بَنِ سَعْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم : أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئاً

Artinya:
"Aku dan orang yang memelihara anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini. (sambil memberikan sebuah isyarat dengan merapatkan dua jari, yakni telunjuk dan jari tengah, setelah itu menjauhkan dua jari tersebut)." H.R. Bukhari

Berdasarkan hadits tersebut, jelas sudah bahwa isyarat yang diberikan oleh Nabi Muhammad dengan mendekatkan dan menjauhkan antara jari tengah dan telunjuk, itu adalah pertanda betapa dekatnya jarak antara Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa-sallam dengan orang-orang yang memuliakan anak yatim kelak saat di surga.

Dengan demikian, mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan, meningkat kualitas ibadah kita yang bersifat langsung dengan Allah atau pun ibadah terhadap sesama manusia, salah satunya yaitu dengan memuliakan anak yatim.

Semoga dengan melakukan hal itu secara ikhlas kita dapat meraih rido Allah S.W.T.. Aamiin...

Pidato ini saya akhiri sampai di sini.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved