Berita Palembang

Meriahkan HUT Palembang ke-1341, 246 Atlet Panahan Tradisional Beradu Jitu

Sebanyak 246 atlet panahan tradisional dari berbagai Provinsi di Sumatera berada jitu. Mereka berlaga di Sriwalk Panahan tradisional di Jalan

Editor: Moch Krisna
TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAD KURNIAWAN
Atlet panahan tradisional saat membidik target dalam Event Palembang Darussalam Archery Competition 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rachmad Kurniawan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Sebanyak 246 atlet panahan tradisional dari berbagai provinsi di Sumatera beradu jitu. Mereka berlaga di Sriwalk Panahan tradisional di Jalan HM Noerdin Pandji, Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (7/7/2024).

Adu jitu pemanah tradisional itu juga dilakukan dalam memeriahkan HUT Kota Palembang ke-1341.

Pj Walikota Palembang Ucok Abdul Rauf mengatakan olahraga memanah merupakan sunah yang sangat dianjurkan oleh rasulullah sehingga olahraga ini sangat perlu untuk dikembangkan kesemua kalangan.

"Event olahraga memanah ini kegiatan yang positif yang pertama kali diadakan di kota Palembang dan tidak menyangka atletnya tidak hanya dari Palembang tapi ada juga dari Jambi, Bengkulu, Lampung dan Depok," kata Ucok.

Sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Palembang akan mensupport agar event ini diselenggarakan setiap tahun dengan dukungan melalui anggaran.

"Kita ingin atlet panahan dari Palembang ini tampil dikanca Nasional syukur syukur bisa dikanca internasional. Kita juga sudah atlet Srikandi Nasional dan internasional harapan kita bisa muncul atlet nasional dan internasional dari Palembang," katanya.

Ketua DPD Perkumpulan Pemanah Berkuda Indonesia (Perdana) Sumsel Farhadi mengatakan dalam perlombaan olahraga panahan tradisional ini peserta dibagi menjadi tiga kategori usia 12 tahun, 15 tahun, dan dewasa.

"Setiap kategori jaraknya berbeda, menyesuaikan usia dan gender. Untuk kategori U12 10 meter, U15 20 meter, dan dewasa putri 30 meter dan dewasa putra 50 meter," katanya.

Dari segi bentuk dan teknik panahan tradisional memiliki perbedaan dari panahan modern. Panahan tradisional lebih natural dan memiliki ciri khas budayanya.

"Sangat berbeda dengan tradisional, salah satu komponen yang membedakan dengan panahan modern yakni dipasang tali dan sudah menggunakan alat bantu bidikan. Sedangkan panahan tradisional ini alami, membidiknya manual," katanya.

Dia menambahkan, tujuan lain dari lomba ini, untuk menjembatani agar para atlet panahan tradisional memiliki wadah untuk menyalurkan prestasinya.

"Kita menargetkan acara ini akan menjadi agenda tahunan yang akan diselenggarakan setiap tahun tentunya dengan support dan dukungan dari pemerintah kota Palembang," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved