Pemilihan Walikota Lubuklinggau 2024

Pilkada Lubuklinggau 2024, Hasbi Asadiki Berharap Bisa Membuat Poros Ketiga

Hasbi Asadiki bakal calon Wali Kota Lubuklinggau berharap mendapatkan dukungan partai untuk dapat mencalonkan diri menjadi Wali Kota Lubuklinggau peri

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Moch Krisna
IST
Hasbi Asadiki bakal calon wali kota Lubuklinggau 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Hasbi Asadiki bakal calon Wali Kota Lubuklinggau berharap mendapatkan dukungan partai untuk dapat mencalonkan diri menjadi Wali Kota Lubuklinggau periode 2025-2030.

Politisi partai Golkar ini masih merasa optimis dapat maju dan dapat membuat poros ketiga, di tengah isu yang berhembus saat ini bila Pilwako Lubuklinggau akan di warnai head to head.

Saat ini dua pasangan calon diinformasikan siap bertarung yakni Rodi Wijaya berpasangan dengan Imam Senen dan H Rachmat Hidayat berpasangan dengan H Rustam Effendi.

Hasbi mengaku langkah politiknya belum mati dan terbaru ia mengklaim tengah melakukan penjajakan dengan Hendri Alma Wijaya (HAW), bahkan poster keduanya sempat berseliweran di media sosial.

"Sekarang masih tahap penjajakan dan masih tahap komunikasi," ungkap Hasbi pada wartawan, Minggu (23/6/2024).

Hasbi menegaskan masalah rencana maju di posisi kedua atau ke satu sekarang masih belum finalisasi, statusnya masih sebatas penjajakan semua.

"Tapi yang jelas kita berharap dukungan dari masyarakat, sebelum janur kuning melengkung depan rumah kita masih punya harapan," kata Hasbi.

Menurut Hasbi idealnya pasangan Pilwako yang akan bertarung di Pilkada Lubuklinggau lebih dari dua orang, sehingga masyarakat bisa mempunyai pilihan mana pemimpin yang mereka anggap baik ke depan.

"Karena harapannya idealnya kedepan di Lubuklinggau ini bisa tiga sampai empat pasang, sehingga masyarakat punya banyak pilihan," ujarnya.

Meski DPD Golkar Lubuklinggau sudah mengusung Rodi Wijaya sebagai bakal calon wali kota, Hasbi masih berharap diusung oleh Golkar partai tempatnya bernaung.

"Untuk harapan ke depan tentu maju melalui jalur partai Golkar. karena saya berada di Golkar dari bawah. Tidak mungkin meninggalkan Golkar," ungkapnya.

Lagi pula kata Hasbi, rekomendasi resmi Partai Golkar untuk calon yang di usung belum keluar secara resmi, karena masih pembahasan di pusat atau DPP.

"Sekarang masih berada di Tahap DPP Golkar finalisasinya. Nanti setelah keluar keputusan DPP baru akan kita terima," ujarnya.

Hasbi juga meminta untuk hasil survei internal Golkar untuk diperlihatkan kepada publik, karena hasil survei tersebut bisa menjadi acuan dalam proses pencalonan ke depan.

"Untuk hasilnya biasanya Ketua DPD yang memegangnya, kalau Muratara bisa saya menyampaikan hasilnya, kalau Linggau tanya Ketua DPD," ungkapnya. (Joy)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved