Pemilihan Walikota Lubuklinggau 2024

Bantah Pecah Kongsi, Yoppy Karim-Rustam Effendi Bakal Deklarasi Maju di Pilkada Lubuklinggau 2024

Ketua DPD NasDem Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat alias Yoppy Karim membatah kalau dirinya pecah kongsi dengan H Rustam Effendi.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Eko Hepronis
Ketua DPD NasDem Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat alias Yoppy Karim. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Ketua DPD NasDem Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat alias Yoppy Karim membatah kalau dirinya pecah kongsi dengan H Rustam Effendi.

Yoppy menegaskan isu tersebut sengaja dibangun pihak supaya mengganggu proses penjajakan Koalisi terpecah.

"Yang namanya isu lawan membangun opini seperti itu silahkan saja, alhamdulillah intensitas kita dengan om Rustam  tetap berjalan dengan bagus," kata Yoppy pada wartawan, Jumat (21/6/2024).

Pasangan yang baru disandingkan kurang dari satu bulan ini dikabarkan 'bubar' dikarenakan H Rustam Effendi mengundurkan diri dari proses pencalonan karena ada permasalahan internal.

Menurutnya, sekarang semuanya masih proses penjajakan, nanti bila sudah ada kesepakatan akan disampaikan kepada insan pers dan seluruh relawan dan keluarga.

"Sampai sekarang belum melakukan deklarasi akbar karena belum menerima B1 KWK. Sekarang kita masih melakukan penjajakan di semua parpol," ujarnya.

Baca juga: Pertarungan Rodi Wijaya-Imam Senen vs Rahmat Hidayat-Rustam Effendi di Pilkada Lubuklinggau 2024

Baca juga: Sulaiman Kohar Angkat Bicara Soal Peluang Maju di Pilkada Lubuklinggau 2024 : Mana yang Terbaik

Selain itu, Yoppy masih menunggu PKPU.

Jadi untuk tahapan deklarasi akan diadakan dalam waktu dekat setelah ada pertemuan keluarga dan ke dua tim pemenangan.

"Insyallah memang berdua pasangan sudah sejalan baik dengan keluarga, tapi karena ini hajat besar  keluarga juga punya tim dan relawan, " ungkapnya.

Kemudian, terkait masalah tagline masih dibahas dan akan dikomunikasikan. Karena yang namanya berpasangan akan di putusan bersama.

"Alasan memilih pak Rustam karena dari bulan 12 sebelum Pileg dan survei  terakhir di bulan 4 April lalu kita melakukan presentasi di DPP partai dan diintruksikan harus melakukan penjajakan di 4 besar," bebernya.

Lalu, alasan lainnya, Yoppy memilih Rustam karena selama ini Rustam berpengalaman di birokrat.

"Alasan lain karena dia juga sebagai mantan birokrasi pernah di legislatif," ungkapnya. 

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved