DPO Kasus Vina Cirebon Ditangkap
Hotman Paris Singgung Konten Dedi Mulyadi Soal Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Minta Jokowi Bertindak
Hotman Paris menyinggung konten youtube Dedi Mulyadi soal kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada tahun 2016, minta Jokowi segera bertindak..
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri
TRIBUNSUMSEL.COM - Pengacara kondang Hotman Paris kini menyinggung konten youtube Dedi Mulyadi soal kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada tahun 2016 silam.
Hotman Paris justru meminta Jokowi bertindak dibanding Dedi Mulyadi terus membuat konten menggali informasi kasus pembunuhan Vina.
Menurutnya, campur tangan Jokowi dalam kasus Vina lah yang akan mengungkap kebenaran secara cepat dan akurat.
"Seluruh TikTok bu Widia, Youtube Dedi Mulyadi itu semua enggak ada gunanya lagi, karena nobody knows apa sebenarnya yang terjadi. Dan hanya bisa terbongkar kalau benar-benar Pak Jokowi mau keadilannya terbongkar, satu-satunya adalah bentuk tim pencari fakta," ujar Hotman Paris dari Youtube Cumi-cumi, Kamis (20/6/2024) dilansir dari Tribun Jakarta.
Baca juga: Mabes Polri Limpahkan Kasus Vina ke Kejaksaan, Transparan Dapat 180 Telpon Dalam Proses Penyidikan
Hotman Paris juga menyinggung pihak kepolisian, dalam hal ini Polda Jabar, hanya mau menyeret Pegi Setiawan ke meja hijau untuk divonis bersalah.
Setelah Pegi divonis dan dijebloskan ke dalam bui, pihak kepolisian akan menutup kasus tersebut sebab dua DPO sudah dianggap fiktif.
Hotman tidak melihat adanya ambisi lain dari pihak kepolisian untuk membongkar apa yang sebenarnya terjadi.
"Jadi penyidikan yang sekarang akan membuat rakyat kecewa karena tidak dapat apa yang sebenarnya terjadi, misterinya tidak akan terbongkar," tambahnya.
Ia pun menyebut kunci dari terurainya simpul-simpul kasus tersebut yaitu memeriksa Iptu Rudiana dan seluruh para penyidik yang menangani kasus ini di tahun 2016.
Hasil pemeriksaan tersebut juga harus dibuka secara transparan.
Jika tidak, misteri dari kasus pembunuhan Vina dan Eky selamanya tidak akan pernah terbongkar.
"Propam (Profesi dan Pengamanan) itu kan bagian dari kepolisian, kalau kepolisian tidak mau membongkar kejadian 2016, sudah begitu lama rakyat protes mana hasil pemeriksaan atas penyidik tahun 2016 jangan hanya pak Rudiana yang diperiksa, ini harus penguasa tertinggi di negeri ini (yang turun tangan)," pungkasnya.
Mabes Polri Limpahkan Kasus Vina ke Kejaksaan
| Susno Duadji Curiga Aep Pelaku Sebenarnya Kasus Pembunuhan Vina, Singgung Soal Daftar Nama Terpidana |
|
|---|
| Pengakuan Indra Saksi Baru Kasus Vina Cirebon, Sempat Intip Para Terpidana Tidur di Rumah Pak RT |
|
|---|
| Polda Jabar Sebut Hasil Identifikasi Wajah Pegi 90 Persen Identik Sidang Praperadilan Kasus Vina |
|
|---|
| Sosok Brigjen Pol Purn Siswandi Bela Abdul Pasren Pak RT yang Dicari Terpidana Kasus Vina Cirebon |
|
|---|
| Eks Jenderal Turun Tangan Bela Abdul Pasren Pak RT yang Dicari Dalam Kasus Vina Cirebon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Hotman-Paris-Singgung-Konten-Dedi-Mulyadi-Soal-Kasus-Pembunuhan-Vina-Cirebon-Minta-Jokowi-Bertindak.jpg)