Bulan Dzulhijjah

Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Ied Idul Adha Berjamaah di Masjid, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Bacaan Niat Sholat Ied Idul Adha: Usholli sunnatan 'iidil adha rok'ataini mustaqbilal qiblati imaman / makmuuman lillaahi ta'aalaa Artinya: "Aku bern

Tayang:
Tribunsumsel.com
Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Ied Idul Adha Berjamaah di Masjid, Lengkap Arab, Latin dan Artinya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sholat Idul Adha merupakan sholat sunnah yang dilakukan setiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Islam, setelah terbitnya matahari.

Hukum melaksanakan sholat Idul Adha yakni sunnah muakkad atau dalam artian sangat dianjurkan. Dimana sunnah muakad adalah sholat sunnah yang dikerjakan oleh Rasulallah SAW dan jarang ditinggalkannya.

"'Salat lima waktu sehari semalam.' Orang itu bertanya lagi, 'Apakah ada kewajiban (Sholat) lain?' Beliau menjawab, 'Tidak, kecuali engkau mengerjakan Sholat sunah'," (HR. Bukhari dan Muslim).

Lantas bagaimana bacaan niat sholat Ied Idul Adha 1445H/2024?

Berikut Tribunsumsel sajikan bacaan niat dan tata cara sholat Ied Idul Adha, lengkap dalam tulisan Arab, Latin dan terjemahan Bahasa Indonesia.

________

Bacaan Niat Sholat Ied Idul Adha

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَـــالَى

Usholli sunnatan 'iidil adha rok'ataini mustaqbilal qiblati imaman / makmuuman lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku berniat salat sunah Iduladha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala"

___

Panduan dan Tata Cara Sholat Ied Idul Adha

Doa Niat Sholat Sunnah Jumat Sesudah Adzan, Sholat Qobliyah Jumat Beserta Tata Cara dan Keutamaannya
Doa Niat Sholat Sunnah Jumat Sesudah Adzan, Sholat Qobliyah Jumat Beserta Tata Cara dan Keutamaannya (Tribunsumsel.com)

Sholat Idul Adha sunnahnya dilakukan berjamaah di masjid atau lapangan, tapi bisa juga dilaksanakan sendiri-sendiri alias munfarid. Berikut panduan lengkap tata cara sholat Idualdha beserta niat dan amalan-amalan sunnahnya.

1. Sholat Idul Adha dimulai dengan menyeru "Ash-sholaatu jaami'ah", tanpa azan dan iqomat. Hal ini dijelaskan sebagaimana keterangan hadis dari Jabir bin Samurah RA:

"Aku beberapa kali melaksanakan Sholat Id bersama Rasulullah SAW, bukan hanya sekali atau dua kali, ketika itu tidak ada azan maupun iqomah," (HR Bukhari dan Muslim).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved