Bulan Dzulhijjah
Lebih Utama Bayar Hutang atau Kurban, Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad UAS
Ibadah kurban menurut Mazhab Imam Syafi'i hukumnya sunat muakad. Sedangkan membayar hutang yang sudah jatuh tempo hukumnya wajib.
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM - Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban 1447 Hijriyah pada 10 Dzulhijjah, tahun ini diperkirakan bertepatan Rabu 27 Mei 2026.
Pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah umat Islam dianjurkan untuk menunaikan ibadah kurban.
Namun, bagaimana jika masih memiliki hutang. Lebih utama bayar hutang atau kurban?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Tribunsumsel.com menyajikan ulasan berdasarkan penjelasan dari Ustadz Abdul Somad. Ulasan mengutip dari laman channel YouTube Ustadz Abdul Somad Official 5,05 subscriber dengan judul ceramah Bayar Hutang Dulu atau Berkurban Dulu ? diakses Kamis, 7 Mei 2026.
Menurut UAS, begitu sapaan dari Ustadz Abdul Somad, ibadah kurban menurut Mazhab Imam Syafi'i hukumnya sunat muakad. Sedangkan membayar hutang yang sudah jatuh tempo hukumnya wajib.
Menurut UAS persoalannya adalah bukan masalah banyaknya tempo hutang tersebut. Tetapi kepada tanggal jatuh tempo hutang tersebut.
Misalnya, hutang jatuh tempo 1 Januari 2024 sedangkan ibadah kurban di Bulan Juni. Untuk situasi tersebut menurutnya, silakan untuk berkurban.
Tetapi jika kurban Bulan Juni dan jatuh tempo hutang Bulan Juni sedangkan bajet cuma Rp 3 juta.
Pada situasi kedua maka wajib membayar hutang lebih dulu dan sisanya untuk berkurban.
"Tapi kalau jatuh temponya masih lama maka silakan berkurban. Syukur-syukur dengan berkurban dibukakan pintu rezeki oleh Allah SWT dan hutang bisa lunas," katanya.
Menunda Membayar Hutang Kezaliman
Terpisah mengutip laman online rumahzakat.org, secara syariat Islam hukum berkurban itu sunah
muakkad.
Artinya, sunah ini termasuk yang dianjurkan atau mendapat penekanan untuk dikerjakan bagi umat Islam yang memiliki kemampuan harta.
Hukum tersebut merupakan pendapat dari jumhur ulama pada umumnya, misalnya dari Mazhab Syafi’i, Hambali, dan Maliki.
Sementara menurut Mazhab Hanafi, menyembelih hewan kurban itu hukumnya wajib bagi yang mampu.
Sementara membayar hutang sudah pasti hukumnya wajib. Semua ulama sepakat perihal ini, kecuali apabila yang memberi hutang telah merelakan atau mengikhlaskan, maka bebas atau gugurlah kewajiban orang yang berutang untuk membayar utang.
Bulan Dzulhijjah
Lebih Utama Bayar Hutang atau Kurban
hari raya idul adha
Hari Raya Kurban
Tribunsumsel.com
Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah
Ustadz Abdul Somad
| Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Sebelum Idul Adha 2026, Ini Bacaan Niat dan Keutamaan |
|
|---|
| Kapan Idul Adha 2026 Versi Pemerintah? Ini Jadwal Sidang Isbat Kemenag Awal Dzulhijah 1447H |
|
|---|
| 15 Pantun Ajakan Berkurban Idul Adha 2026, Tingkatkan Ketakwaan di Bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah |
|
|---|
| 30 Contoh Ajakan Berkurban Idul Adha 2026, Amalan Bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah |
|
|---|
| Jadwal Sidang Isbat Penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H dan Hari Raya Idul Adha 2026 dari Kemenag |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ilustrasi-artikel-lebih-utama-bayar-hutang-atau-kurban-penjelasan-dari-Ustadz-Abdul-Somad-UAS.jpg)