DPO Kasus Vina Cirebon Ditangkap

Kesaksian Suroto Dengar Pengakuan Pelaku Soal Penganiayaan Vina dan Eky di Cirebon Pakai Balok

Saksi kasus Vina, Suroto (50) mengaku sempat mendengar pengakuan para pelaku soal penganiayaan Vina dan Eky Cirebon tahun 2016, ada pukul pakai balok

youtube/KOMPASTV
Kesaksian Suroto Dengar Pengakuan Pelaku Soal Penganiayaan Vina dan Eky di Cirebon Pakai Balok 

Sedangkan Vina merintih berteriak memohon pertolongan.

"Saya pikir dia (Eky) meninggal, saya fokus tolong yang perempuan, dia (Vina) minta tolong, 'tolong, tolong'. Saya menolong ke yang perempuan," kata Suroto yang merupakan mandor Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dilansir dari TribunnewsBogor.com

Menurut Suroto, dirinya sempat mencoba menenangkan Vina agar bersabar menahan rasa sakitnya.

"Sabar ya dek lagi manggil mobil. Terlentang juga," katanya.

Bahkan menurut Suroto, Vina masih sempat melambaikan tangan kanannya untuk meminta pertolongan.

"Tangan yang kanan ini," katanya.

Suroto kemudian mengangkat kepala Vina dan memapahnya.

"Bangkitkan, duduk. Dia terlentanga, kepalanya saya papah," katanya.

Baca juga: Beda Kesaksian Suroto, Aep dan Melmel di Kasus Vina, Susno Duadji: Perkara Bisa Berbalik 180 Derajat

Suroto melihat luka parah pada bagian kaki dan tangan kiri Vina.

Selain itu kata Suroto, wajah Vina juga penuh dengan lebang.

"Parah juga, kaki luka, ku kira kena sobekan besi atau apa saya juga gak tahu, tangannya yang kiri yang parah. Wajahnya memar semua," kata Suroto.

Terpenting menurut Suroto saat itu kondisi Vina sudah ditutup menggunakan jaket biru putih dengan lambang XTC.

"Saya nolong pertama si Vina itu sebelum saya tolong jaket itu sudah buat nutup kemaluannya. Warna putih biru (jaketnya). Saya betulin celana dalamnya si Vina karena posisi celananya tidak pas seperti kita pakai semestinya. melorot. Udah itu saya tutupin lagi pakai jaket," katanya.

Pria berusia 50 tahun ini menekankan bahwa malam itu hanya dirinya yang menolong Vina dan Eky.

"Ramai cuma gak ada yang berani menolong, saya sendiri yang pertama kali nyentuh korban gak ada yang berani. Gak lama polisi datang," katanya.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

(*)

Baca juga berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved