Berita Lubuklinggau

Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran, Pj Wali Kota lubuklinggau Sidak ke Pasar

ntuk memastikan harga bahan pokok menjelang Lebaran 1445 Hijriah stabil, Pj Wali Kota Lubuklinggau H Trisko Defriansya melakukan sidak ke Pasar.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Pemkab Lubuklinggau
Pj Wali Kota Lubuklinggau, Trisko Defriansya sidak pasar Inpres Lubuklinggau, Senin (1/4/2024). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Untuk memastikan harga bahan pokok menjelang Lebaran 1445 Hijriah stabil, Pj Wali Kota Lubuklinggau H Trisko Defriansya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional di Kota Lubuklinggau, Senin (1/3/2024).

Satu persatu pedagang dan distributor di Kota Lubuklinggau didatangi oleh Forkopimda untuk menanyakan harga dan stok selama Ramadan.

Hasilnya sejumlah kebutuhan pokok di Kota Lubuklinggau masih stabil belum mengalami kenaikan.

Untuk harga cabai Rp. 60 ribu per kilogram, harga daging sapi Rp. 130 per kilogram, harga ayam potong Rp. 34 ribu per kilogram, dan harga telur ayam ras Rp. 54 ribu per karpet.

Harga kebutuhan pokok ini masih sama dengan sebelum memasuki bulan suci Ramadan kemarin.

Trisko mengungkapkan hasil pantauan di lapangan sejumlah kebutuhan pokok masih stabil meski menjelang hari besar keagamaan yakni Lebaran Idul Fitri.

"Hasil pantauannya bersama Forkopimda seluruh barang pangan stok memadai dan mencukupi baik untuk kebutuhan di Kota Lubuklinggau maupun daerah sekitar," ungkapnya pada wartawan.

Trisko menyebutkan hasil pantauannya stabilitas harga kebutuhan pokok  menurut pedagang masih normal belum mengalami kenaikan.

Sementara harga kebutuhan pokok lainnya seperti daging, cabai dan ayam juga masih stabil

"Cabai Rp. 60 ribu per kilogram, ayam daging aman, tapi kita jaga ayam, kalau harga jagung tinggi pengaruh  juga dengan pakan maka akan naik" paparnya.

Termasuk inflasi, tren setiap Lebaran memang naik, tapi bila dibandingkan dari tahun ke tahun Lubuklinggau masih turun.

"Memang ada tren, tapi ini dialami semua daerah, alhamdulillah kita (Linggau) berdasarkan IHK Sumsel Lubuklinggau menempati posisi 6 terbawah, masih terkendali," ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved