Pemilu 2024

Disebut Masuk Bursa Calon Wali Kota Lubuklinggau, Imam Senen: Semua Anak Bangsa Berhak Ikut Pilkada

Sekwan Kota Lubuklinggau, Imam Senen digadang-gadang masuk bursa Calon Wali Kota 2024.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Sekwan Kota Lubuklinggau, Imam Senen digadang-gadang masuk bursa Calon Wali Kota 2024. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Lubuklinggau Imam Senen santer disebut -sebut akan ikut bertarung pada Pilkada November 2024 mendatang.

Baliho -baliho ucapan selamat Ramadan milik Imam Senen sendiri sudah terpasang di beberapa titik jalan Yos Sudarso Kota Lubuklinggau.

Iman panggilan akrabnya ditengah ASN Kota Lubuklinggau ini digadang -gadang masuk bursa calon Wali Kota Lubuklinggau.

Ia akan bersaing dengan beberapa nama yang juga saat ini sudah ramai mulai diperbincangkan di masyarakat.

Terkait  munculnya nama dirinya sebagai bakal calon Wali kota, Imam mengatakan semua anak bangsa mempunyai mimpi untuk membangun daerahnya.

"Keinginan untuk maju seluruh anak bangsa pasti punya keinginan bila ada kesempatan ada peluang," ungkap Imam pada wartawan, Rabu (13/3/2024).

Baca juga: PAN Bakal Usung Joncik Atau Iskandar di Pilgub Sumsel 2024, Putra Hatta Rajasa di Pilwako Palembang

Menurutnya sebagai warga masyarakat wajar-wajar saja bila ingin mengikuti perhelatan Pilkada, karena tidak ada larangan.

"Siapa pun orangnya sebagai warga negara apalagi berdomisili di Kota Lubuklinggau dan kalau pun orang luar tidak apa-apa berhak mengikuti kompetisi Pilkada November 2024 mendatang," ujarnya.

Terkait munculnya baliho-baliho termasuk baliho dirinya dianggapnya sah-sah saja, karena bagian dari niat orang perorangan untuk melihat reaksi masyarakat Lubuklinggau.

"Karena itu (baliho) untuk melihat tanggapan masyarakat, masyarakat tau persis bagaimana riwayat dari yang bersangkutan, karena sekarang masyarakat sudah tahu," ungkapnya.

Imam pun menyampaikan untuk sementara waktu karena masa pensiunnya sebagai ASN di bulan November mendatang, ia  akan fokus menyelesaikan masa tugas sampai pensiun.

"Oleh karena itu tidak neko-neko menyelesaikan tugas dulu, tapi apa pun itu tergantung dengan respon masyarakat kalau masyarakat menghendaki apa salahnya," ujarnya.

Imam juga mengakui bila suhu politik saat ini di Kota Lubuklinggau masih cair dan terus berkembang situasinya dinamis dianggapnya ada nilai plus dan nilai minusnya.

"Termasuk melakukan komunikasi politik sejauh ini belum ada, kita bukan orang partai dan bukan orang politik," ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved