Berita Lahat

Merasa Dipelototi, Dedong Aniaya Pelajar Hingga Pingsan, Berbohong Sebut Korban Alami Kecelakaan

Pria di Lahat ditangkap polisi karena menganiaya pelajar hingga pingsan. Pelaku juga berbohong sebut korban alami kecelakaan.

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Dok Polres Lahat
Dedi Irawansyah alias Dedong (30) ditangkap anggota Polres Lahat karena menganiaya pelajar hingga pingsan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT -- Dedi Irawansyah alias Dedong (30) warga Kabupaten Lahat ditangkap polisi karena menganiaya seorang pelajar SMP hingga pingsan. 

Korbannya adalah AB (14) yang tercatat sebagai siswa SMP Negeri 6 Lahat.

Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S Sinaga SH SIK MH melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono SH menerangkan kejadian yang menimpa korban bermula saat pelajar itu sedang nongkrong di pangkalan ojek di Kawasan Sri nanti, Kelurahan RD PJKA Lahat, Jumat (23/3/2024).

Tak jauh dari sana, pelaku sedang makan.

Menurut keterangan pelaku, korban tampak menatap (Melototi) pelaku. 

"Pelaku ini kemudian merasa tersinggung dengan korban. Pelaku kemudian menendang dua kali di bagian kepala korban sehingga menyebabkan korban pingsan atau tidak sadarkan diri, " Sampainya, Minggu (10/3/2024). 

Korban mengalami luka pada bagian kepala, mata lebam sebelah kiri.

Melihat kondisi yang dialami korban, pelaku kemudian panik dan membawa korban ke RSUD Lahat.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ganggu Istri Tetangga, Pria di Musi Rawas Tewas Ditikam

Tak hanya menganiyaya korban, pelaku juga mengancan teman korban yang saat kejadian berada di lokasi agar tidak mengungkap kejadian tersebut.

Sementara, untuk menutupi kejahatannya, pasca membawa korban ke rumah sakit, pelaku mengarang cerita seolah olah korban merupakan korban kecelakaan. 

Setelah mendapat keterangan korban dan saksi, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut.

Hingga pada Kamis (7/3/2024) sekira pukul 13.30 WIB, Kanit Reskrim Polsekta Lahat IPDA Zulkarnaen, S.H. bersama Anggota Unit Reskrim Polsekta mendapat informasi keberadaan pelaku di Gang Cempaka Kelurahan, Talang Jawa Utara, Lahat dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. 

"Pelaku berhasil kita amankan tanpa perlawan. Pelaku bersembunyi, " Sampainya. 

Terpisah, Kepala SMPN 6 Lahat Rahmi Parianti SPd mengakui terkejut akan pemberitaan yang beredar bahwa salah satu siswanya alami penganiayaan.

Sebab, saat hari kejadian Jumat (23/2/2024) lalu, pihaknya mendapatkan informasi bahwa AG merupakan korban kecelakaan lalu lintas. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved