Pemilu 2024

Bakar Ban, Warga Muratara Ancam Blokir Akses Penghubung Sumsel-Jambi, Minta KPU Sahkan Hasil Pleno

Jika dua pekan lalu warga membakar ban memblokade Jalinsum di depan kantor Camat Karang Jaya, namun kini di lokasi dan massa yang berbeda. 

Tayang:
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Rahmat Aizullah
Bakar Ban, Warga Muratara Ancam Blokir Akses Penghubung Sumsel-Jambi, Minta KPU Sahkan Hasil Pleno 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Aksi bakar-bakar ban mobil bekas kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Minggu (3/3/2024). 

Jalan ini merupakan akses penghubung antara Provinsi Sumsel dan Jambi. 

Jika dua pekan lalu warga membakar ban memblokade Jalinsum di depan kantor Camat Karang Jaya, namun kini di lokasi dan massa yang berbeda. 

Kali ini warga membakar ban di Jalinsum persisnya di Simpang 4 KBM Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit. 

Mereka membakar ban tersebut masih di tepi Jalinsum, namun mengancam akan menggeser ke tengah sekaligus memblokir jalan raya nasional itu. 

"Ban sudah kami bakar, asapnya lumayan besar itu, kalau mau coba kami geser silakan dicoba," teriak salah seorang warga di tengah kerumunan massa.

Kejadian ini berlangsung meminta agar KPU Muratara segera mengetok palu dan mengesahkan hasil rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten. 

Pasalnya, rapat pleno tingkat KPU Kabupaten Muratara saat ini belum ada pengesahan secara keseluruhan. 

Padahal, rapat pleno sudah berada di detik-detik terakhir rampung, tinggal pengesahan rekapitulasi hasil suara DPRD Kabupaten Muratara oleh PPK Kecamatan Rupit.

"Kami minta KPU Muratara segera mengetok palu hasil rapat pleno itu, KPU jangan takut, sah kan saja apa yang telah dihitung pada pleno tingkat kecamatan," teriak warga.

Baca juga: Pleno Tingkat Kabupaten, Kantor KPU Muratara Dipagari Kawat Berduri Dijaga Brimob Bawa Laras Panjang

Baca juga: Pleno Tingkat Kabupaten, Kantor KPU Muratara Dipagari Kawat Berduri Dijaga Brimob Bawa Laras Panjang

Hujan Interupsi

Pantauan TribunSumsel.com, rapat pleno yang digelar hampir 24 jam sejak dimulai dari Sabtu (2/3/2024) pukul 13.00 WIB kemarin hingga siang ini memang dihujani interupsi. 

Pleno tersebut berlangsung tanpa ditunda, hanya dijeda oleh skors berkali-kali karena situasi dan kondisi akibat diinterupsi saksi parpol politik (parpol).

Persoalan yang kini tengah diselesaikan adalah adanya interupsi dari saksi Partai NasDem dan sejumlah saksi parpol lain soal dugaan kehilangan suara beberapa partai di salah satu TPS. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved