Majikan di Jakarta Aniaya 5 ART

Nasib Pilu 5 ART Disiksa Majikan hingga Kabur Naik Pagar di Jaktim, Dapat Pendampingan Psikologi

Sebelumnya, lima ART kabur dari sebuah rumah di Jalan Jatinegara Timur II pada Senin (12/2/2024) dini hari sekira pukul 02.30 WIB.

Editor: Weni Wahyuny
tribunjakarta.com/Getty Image
5 ART dianiaya majikan di Jaktim. Mereka kabur lewat pagar berduri. KIni mendapatkan pendampingan psikologi 

Vina membantu mengamankan mereka ke depan kantornya.

Baca juga: Penjelasan Polisi Soal ART Dikurung Majikan di Jakbar Hingga Tak Diberi Makan, Kini Diperiksa

Di sana, mereka mengatakan ingin kabur dari rumah tersebut karena dianiaya.

Sementara dua ART lainnya sudah kabur satu jam sebelumnya, dan satu lagi sudah kabur sebulan lalu.

Terkait penyiksaan yang terjadi, mereka mengaku sering dihukum saat melakukan kesalahan.

"Sering dipukul. Ada yang kepalanya digetok sampai bunyi, ada juga yang pinggangnya disetrika. Bekas setrikaan ada di pinggang sebelah kanan," ucap Vina di lokasi, kamis (28/2/2023

Vina mengatakan, saat ini laporan dugaan penganiayaan terhadap lima ART itu sudah diterima oleh Polres Metro Jakarta Timur.

Sosok 5 ART

Kelima korban seluruhnya merupakan perempuan asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Terungkapnya penyiksaan ART ini setelah diketahui oleh tetangganya saat kelimanya mencoba kabur dari rumah majikan.

Saksi mata, Vina (39) mengatakan ia mengetahui hal ini setelah mendengar jeritan minta tolong dari para korban.

Vina menuturkan dua di antara korban yang dianiaya tersebut tercatat masih berusia 17 tahun atau secara hukum masih berstatus anak, kemudian satu orang berusia 23 tahun.

Namun, untuk dua korban lain yang terluka saat memanjat pagar Vina tidak mengetahui pasti karena langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

"Mereka bilang mau kabur karena badannya ada yang sampai digosok, satu orang digosok. Minta izin keluar enggak bisa. Jadi intinya mereka minta tolong diselamatkan," kata Vina seperti dilansir dari Tribunnews.com, Selasa (13/2/2024).

Masih merujuk keterangan korban saat diselamatkan, Vina menuturkan majikan di tempat kerja yang melakukan penganiayaan tersebut merupakan seorang perempuan.

Para korban mengaku sudah merencanakan untuk kabur dari rumah majikannya sejak lama.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved