Berita Viral
Kisah Wanita di Bekasi Dicoret dari KK oleh Ayah Gegara Beda Pilihan Capres : Bukan Anak Saya Lagi
Pilu kisah yang dialami seorang wanita lantaran dicoret dari KK usai mendukung capres no urut 1 Prabowo-Gibran di Pemilu 2024, ayah pendukung Ganjar..
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri
TRIBUNSUMSEL.COM - Kisah M, wanita asal Bekasi, Jawa Barat mengaku dicoret dari Kartu Keluarga (KK) karena beda pilihan calon presiden (capres) 2024) dengan orangtuanya.
M mengaku pendukung Prabowo-Gibran, sementara ayahnya berinisial Y (70) pendukung Ganjar-Mahfud MD.
"Pas saya menyatakan dukung Prabowo bulan Desember, langsung itu saya dibilang 'dicoret dari KK' karena bokap pendukung Ganjar garis keras. Dia enggak terima anaknya dukung Prabowo," ungkap M dilansir dari Kompas.com.
Saat itu pihak keluarga yang mengetahui perselisihan ayah dan putrinya berusaha mendamaikan keduanya.
Namun, hingga usai pencoblosan, Y masih tidak mau berdamai dengan M.
Meski telah mengubungi sang ayah, M masih belum mendapat respon.
"Aku berharap bokap mendukung keputusanku bahwa yang kudukung adalah paslon berbeda dari dia. Jangan karena politik kami jadi terpisah," ujar M.
Baca juga: Kronologi Menantu di Rangkasbitung Diusir Mertua Gegara Beda Pilihan Capres, Emosi Lihat Quick Count
Baca juga: Mengenal Sosok Orangtua Mayor Teddy Ajudan Prabowo, Ayah dan Ibu Seorang TNI
M tak menyangka jika sikap sang ayah begitu keras hanya karena beda pilihan Calon Presiden.
Menurutnya, sang ayah kecewa karena dirinya beda pilihan.
"Dia bilang, 'kamu kalau dukung Prabowo, minta makan siang saja sama Prabowo. Kamu bukan anak saya lagi'. Digituin," tutur M yang sudah tidak tinggal bersama dengan sang ayah.
Kini, M berharap jika sang ayah bisa menarik ucapannya.
Sebab ia ingin kerukunan keluarga tidak terganggu karena perbedaan pandangan.
"Jangan karena politik kami jadi terpecah," kata M lagi.
KISAH SERUPA : Menantu di Rangkasbitung Diusir Mertua Karena Beda Pilihan Capres
Lebih jauh, terungkap pula kisah serupa yang diusir mertua karena beda pilihan capres.
Pria bernama Ozy yang berasal Rangkasbitung, Lebak, Banten diusir oleh mertuanya dari rumah karena coblos beda capres 2024.

Ozy diduga diusir dari rumah karena mencoblos pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada pemungutan suara Pilpres 2024.
Sementara mertuanya meminta coblos paslon Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Sang ibu mertua dan istrinya sendiri merupakan pendukung fanatik dari paslon nomor 2 Prabowo-Gibran.
Begitu mengetahui Anies Baswedan kalah berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) di hari Pemilu 2024 pada Rabu (14/2/2024) kemarin, Ozy pun diusir oleh mertua yang merupakan pendukung fanatik Prabowo-Gibran.
Dalam tayangan video yang beredar viral, ibu mertuanya yang mengenakan kaos bergambar Prabowo-Gibran, menenteng sebuah kardus dan membantingnya di dekat Ozy.
Ibu mertua itu mengomeli Ozy sembari menunjuk-nunjuk menggunakan bahasa Sunda Banten.
Ia meminta menantunya memasukkan baju ke dalam kardus dan pergi dari rumah.
"Iya benar, karena saya dukung 01 (Anies-Muhaimin). Karena beda pilihan dengan keluarga. Keluarga semua pilih dan dukung 02 Prabowo-Gibran," kata pria yang bekerja sebagai sopir mobil barang tersebut dilansir dari TribunJakarta.com.
"Setelah lihat di TV hasil quick count Prabowo-Gibran unggul di situ langsung pada emosi," tambahnya.
Sedangkan, istrinya memilih duduk diam dengan anaknya karena mengikuti pilihan seperti sang ibu.
Meski demikian, Ozy mengaku tak menyesali pilihannya dan bersikukuh dengan pandangannya.
Ozy memilih untuk legowo dan menjauh ke rumah kontrakan untuk memulihkan ketegangan di antara mereka.
"Ambil hikmahnya aja, siapapun yang jadi pemimpin di negeri ini yang terpenting bisa mensejahterakan rakyat dan profesi seorang driver menjadi lebih baik," pungkasnya.

Baca juga: Dulu Gagal, Nasib Nafa Urbach jadi Caleg DPR RI 2024 dari NasDem, Kini Unggul Sementara di Jateng VI
Terkait alasannya memilih paslon 1, ia menilai bahwa Anies dan Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, yang memiliki slogan perubahan tersebut dapat menyejahterakan para sopir mobil barang.
"Siapa tahu semisal Pak Anies jadi presiden bisa ada perubahan. Karena saya berprofesi sebagai sopir," sambung Ozy.
Selain itu Ozy melihat kinerja Anies Baswedan sewaktu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta terbilang bagus.
"Karena saya lihat kerja nyata bangun stadion JIS, sarana dan prasarana transportasi di Jakarta juga bagus sewaktu jadi Gubernur DKI," pungkasnya.
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
(*)
Baca juga berita lainnya di Google News
Berita viral
BeritaViral
Dicoret dari KK karena Beda Pilihan Capres
Dicoret dari KK karena Dukung Prabowo
Tribunsumsel.com
PENGAKUAN Saksi Mata Lihat Mobil Rantis Brimob Lindas Ojol Saat Bubarkan Demonstran, Semua Dihajar |
![]() |
---|
MOBIL Baraccuda Brimob Lindas Driver Ojol di Pejompongan, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Leganya Ridwan Kamil Hasil Tes DNA Buktikan CA Bukan Anaknya, Fitnah Lisa Mariana Terpatahkan |
![]() |
---|
Ini Pekerjaan Sintya Cilla Buat Denny Sumargo Syok, Rela Berkorban Uang Demi Ketemu Dj Panda |
![]() |
---|
Pekerjaan Mentereng Salsa Erwina Berani Tantang Ahmad Sahroni Debat Terbuka, Tinggal di Denmark |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.