Pemilu 2024

Kompak Pakai Baju Batik, Pj Bupati Muara Enim Ahmad Rizali dan Istri Nyoblos di TPS 21 Air Lintang

Pj Bupati Muara Enim Ahmad Rizali dan istri menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024). 

|
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Shinta Dwi Anggraini
SRIPOKU/LENI JUWITA
Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Ahmad Rizali MA dan istrinya Dr dr Hj Rose Mafiana Rizali SpAn, bersama forkopimda lakukan pencoblosan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 021, RT 03/RW 02, Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Rabu (14/2/2024) 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM -- Pj Bupati Muara Enim Ahmad Rizali dan istri menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024). 

Sebelumnya, KK dan KTP Ahmad Rizal dan istrinya sudah dipindahkan domisili di Kabupaten Muara Enim di TPS 021, RT 03 RW 02 Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

Dari pengamatan di lapangan, sekitar pukul 09.30, Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Ahmad Rizali MA dan istrinya Dr dr Hj Rose Mafiana melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 021, RT 03/RW 02, Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

Lokasi TPS 021 berada persis di belakang rumah dinas Bupati Muara Enim.

Pj Bupati Muara Enim bersama istri dengan menggunakan baju batik khas Kabupaten Muara Enim didampingi Ketua KPU Muara Enim Rohani dan forkopimda melakukan pencoblosan untuk lima jenis surat suara.

Baca juga: Pj Wali Kota Lubuklinggau Bersama Seluruh Kepala OPD di Lubuklinggau Turun Gunung Awasi TPS

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Ahmad Rizali mengatakan dirinya selaku WNI menggunakan hak pilihnya di TPS 021 ini.

"Sebelumnya kami berdua sesuai ketentuan dibawah tanggal 14 Januari 2024 sudah memindahkan tempat pemilihnya di Kabupaten Muara Enim sehingga kami bisa memilih kelima jenis surat suara tersebut yakni Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Sumsel dan DPRD Kabupaten/Kota," ujarnya.

"Mudah-mudahan proses pelaksanaan Pemilu 2024 di Kabupaten Muara Enim berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya menambahkan.

Dia berharap semua WNI khususnya Kabupaten Muara Enim semuanya menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan hati nurani masing-masing.

Sehingga pastisipasi pemilih di Kabupaten Muara Enim tinggi minimal 80 persen ke atas.

"Kalau 100 persen sepertinya tidak mungkin, namun kalau 80 persen ke atas masih realitis," ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved