Berita Kabupaten OKI
Selesai Disertifikasi Oleh BPN, Pemkab OKI Terima 16 Aset Tanah dan Bangunan
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menerima 16 sertifikat tanah dan bangunan yang menjadi aset daerah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Moch Krisna
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Winando Davinchi
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menerima 16 sertifikat tanah dan bangunan yang menjadi aset daerah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
"Total sudah ada ratusan aset pemda yang telah berhasil disertifikasi dan hari ini kita kembali menerima 16 sertifikat tambahan untuk tanah dan bangunan," kata Pj Bupati OKI, Ir. Asmar Wijaya kepada awak media di kantor Pemda OKI pada Jum'at (2/2/2024) sore.
Menurut Asmar, sertifikasi aset sebagai upaya pencapaian monitoring center for prevention (MCP) atau program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dimana salah satu tema MCP KPK yakni meminta seluruh pemda agar melakukan perbaikan tata kelola, salah satunya dengan menuntaskan proses sertifikasi aset daerah.
"Sertifikasi merupakan bagian upaya melindungi aset agar tetap dilindungi negara. Semua ini bisa tercapai berkat kerja sama dan sinergi semua pihak," jelas dia.
Sementara itu Kepala Kantor BPN OKI, Joni Efendi menyebut pihaknya sangat mendukung proses sertifikasi aset-aset tanah maupun bangunan yang dimiliki oleh Pemkab OKI.
"Hari ini diserahkan 16 sertifikat yang terdiri dari aset tanah dan bangunan sekolah dasar, puskesmas, rumah dinas guru, pustu, puskesdes, tempat lelang karet hingga kantor lurah milik Pemkab OKI," sebut Doni.
Ke depan, BPN OKI berkomitmen akan terus menyelesaikan sertifikasi aset-aset Pemkab OKI yang masih dalam proses.
"Bila ada usulan Pemkab OKI untuk sertifikasi aset kita akan segera proses, kita targetkan di tahun 2025 seluruh aset daerah tuntas disertifikasi. Demi keamanan, kepastian aset dan ke depan tidak terjadi konflik," tukasnya.
(*)
| Pelantikan PPPK 2023 Pemkab OKI Masih Tunggu Penetapan Nomor Induk PPPK |
|
|---|
| Harga Cabai Merah Keriting di Pasar Kayuagung OKI Tembus Rp 90 Ribu Perkilo,Terus Merangkak Naik |
|
|---|
| 1600 Paket Sembako Ludes,Pemkab OKI Gelar Pasar Pangan Murah Hingga Lebaran |
|
|---|
| Warga Serbu Pasar Murah di Kayuagung, Sareni Senang Beli Cabe, Bawang, Telur dengan Harga Terjangkau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pemerintah-Kabupaten-Ogan-Komering-Ilir-menerima-16.jpg)