Berita Kabupaten OKI

Warga Serbu Pasar Murah di Kayuagung, Sareni Senang Beli Cabe, Bawang, Telur dengan Harga Terjangkau

Kembali Gelar Pasar Murah 3 Kali Sepekan di OKI. Warga Beli Ikan, Cabe, Bawang dan Telur Dengan Harga Lebih Murah.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Sri Hidayatun
winando/tribunsumsel.com
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menggelar kegiatan pasar murah di taman segitiga emas Kayuagung pada Kamis (1/2/2024) siang. Melibatkan perusahaan sekitar serta toko tani. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Operasi pasar murah kembali digelar Pemkab OKI yang disambut antusias warga. 

Sareni salah satu pembeli mengaku senang bisa  memperoleh cabe rawit, bawang dan telur dengan harga terjangkau.

"Tadi kebetulan bawa uang 100.000 bisa dapat semuanya (ikan, cabe, bawang dan telur). Lumayan untuk  stok bumbu dapur di rumah selama dua minggu ini, kalau beli pasar uang segitu cuma bisa dapat sedikit," urainya, Kamis (1/2/2024).

"Semoga saja program ini bisa terus berjalan, apalagi sekarang mendekati bulan puasa. Pasti semakin banyak pengeluaran," pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati OKI, Ir. Asmar Wijaya mengatakan pihaknya kembali menggelar pasar murah yang ketiga dalam sepekan terakhir.

"Sebelumnya kami mengadakan operasi pasar murah di Gedung Kesenian dan Halaman Kantor Dinas KPTPH. Kali ini dipusatkan di taman segitiga emas Kayuagung,  karena tempat ini cukup ramai dikunjungi masyarakat" ucap Asmar.

Dijelaskan Asmar, program pasar murah ini melibatkan juga Dinas KPTPH, Dinas Perdagangan, Dinas Perikanan dan perusahaan bank pelat merah.

Baca juga: Pemkab OKI Gelar Operasi Pasar Murah 3 Kali Seminggu, Fasilitasi Petani Jual Hasil Kebun

"Teruntuk kegiatan ini pasar murah, kami menyiapkan ikan patin dengan harga jual Rp 20.000 per kg stok yang disediakan 40 kg. Lalu cabe merah harga Rp 37.000, bawang merah Rp 13.000, bawang putih Rp 27.000 dan telur Rp 22.000 masing-masing disediakan stok 1 kwintal," 

"Selain itu ada 50 paket sembako yang berisikan 2 liter minyak goreng dan tepung terigu 1 kg. Harga jual sebelumnya Rp 48.000 di potong menjadi Rp 38.000 per paketnya," tambahnya.

Menurut dia, selain bertujuan untuk menekan laju angka inflasi, program seperti ini juga membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan yang lebih terjangkau.

"Tahun ini Kabupaten OKI menjadi salah satu fokus penentuan angka inflasi di Sumsel. Maka dari itulah kami akan rutin menggelar pasar murah yaitu 3 kali dalam seminggu dengan lokasi yang berbeda-beda," tegas dia.

Asmar berharap kegiatan ini mampu membantu masyarakat serta dapat menekan angka inflasi di Kabupaten OKI dapat terjaga dan stabil.

"Tidak hanya itu, semoga pasar murah lebih menghemat pengeluaran sehari-hari, karena warga dapat memperoleh sembako dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan yang ada di  pasaran," bebernya.

Baca berita menarik lainnya di google news

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved