Alam Ganjar ke Palembang

Alam Ganjar: Milenial Butuh Pemimpin Libatkan Anak Muda Buat Kebijakan, Bukan Pemimpin Usia Muda

Alam Ganjar putra Capres Ganjar Pranowo mengungkap milenial butuh pemimipin libatkan anak muda dalam membuat kebijakan, bukan pemimipin usia muda.

|
TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Dialog dengan anak muda, Alam Ganjar putra Capres Ganjar Pranowo mengungkap milenial butuh pemimipin libatkan anak muda dalam membuat kebijakan, bukan pemimipin usia muda, Rabu (24/1/204). 

TRIBUNSUMSEL. COM, PALEMBANG - Alam Ganjar, putra calon presiden (Capres) nomor 3 Ganjar Pranowo mengungkapkan milenial yang ada saat ni membutuhkan pemimpin yang melibatkan element anak muda dalam membuat kebijakan, bukan pemimpin yang usia muda.

Hal ini diungkapkan pemilik nama lengkap Muhammad Zinedina Alam Ganjar Alam saat melakukan interaksi dengan anak muda di kota Palembang, Rabu (24/1/2024).

"Yang dibutuhkan anak muda saat ini, kolaborator dan aspirator, jadi kita butuh sosok pemimpin yang benar-benar yang bisa mampu melibatkan element masyarakat, termasuk anak muda dalam proses kebijakannya," kata Alam.

Menurutnya dengan era demokrasi saat ini, sering dilupakan demokrasi itu sendiri, dengan tidak hanya check and balance antara masyarakat dan pemerintah tapi bagaimana demokrasi ini melibatkan masyarakat untuk turut mengambil alih dengan berpartisipasi dalam kebijakan.

"Salah satunya (harus dilibatkan) anak muda karena populasinya semakin besar di sini, dan juga bonus demografinya itu memiliki persentase demokrasi tertinggi. Sehingga proses pelibatan anak muda terpenuhi, tapi perlu digarisbawahi juga dalam memilih sosok pemimpin itu anak muda bukan terlepas dari usianya, tapi melalui pemikiran dan jiwanya. Oleh karena itu kira- kira paling tidak atau yang bisa memenuhi kebutuhan anak muda, itulah pemimpin yang di idam-idamkan anak muda, " paparnya.

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Disdukcapil Empat Lawang Jemput Bola Rekam E-KTP Pemilih Pemula

Disinggung soal penampilan debat calon wakil presiden (Cawapres) 2 Gibran Rakabuming Raka yang merupakan anak muda, ia sendiri menilai jika hal itu mencerminkan individu bukan anak muda secara keseluruhan.

"Itu mencerminkan individunya saja, dan saya juga tidak memiliki kapasitas berkomentar soal itu, dan saya hanya mewakili apa yang saya utarakan. Dan kalau saya lihat teman- teman di sini seperti inilah yang terlihat anak muda Indonesia, " paparnya.

Dalam interaksi bersama puluhan anak muda di Palembang sendiri yang dikemas dalam 'Rangking 1 atau Sat Set Juara', Alam sendiri mengaku cukup asyik, karena hal itu bisa meningkatkan wawasan dan pengetahuan umum dengan cara-cara asyik dan kreatif.

"Jadi pesan yang disampaikan, bagaimana kita membuka wawasan sesuai dengan platform- platform yang ada, karena kita sudah diberkahi dengan kondisi digitalisasi yang sangat luar biasa, tinggal bagaimana kita mengatur kebijaksanaan disitu. Sebab apabila kita telah diberikan infrastruktur dan platform yang luar biasa disitu, tinggal tugas kita bagaimana meletakkan kebijaksanaan untuk menangkap informasi yang baik dan menyeleksi informasi yang kurang baik, " tandas Alam seraya menyatakan antusias anak muda saat ini sudah cukup baik tinggal lihat kedepannya.

Regional Director Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar- Mahfud Sumsel Nurul Annisa Safitri. Annisa mengungkapkan, kehadiran Alam untuk berdialog dan menyerap aspirasi anak muda di Sumsel khususnya kota Palembang.

Dijelaskannya, Ganjar- Mahfud sangat fokus untuk meraup suara milenial dan gen z (anak muda), karena tidak dipungkiri jika suara anak muda sekitar 60 persen dari total pemilih 2024.

Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Pranowo- Mahfud MD provinsi Sumsel Yahya Maya Sakti mengungkapkan, kehadiran Alam untuk berdialog dan menyerap aspirasi anak muda di Sumsel khususnya Kota Palembang.

"Pastinya suara anak muda jadi prioritas bagi Ganjar- Mahfud, "terang Yahya.

Nantinya juga selain Alam ada Ketua DPD PDIP Puan Maharani yang akan menyapa warga Sumsel kemungkinan pada 31 Januari.

"Sedangkan Ganjar sendiri dijadwalkan berkampanye pada 2 Februari di BKB, dan bisa juga ke Banyuasin, karena dua daerah ini sudah siap, " pungkas Yahya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved