Satu Keluarga Tewas Tertimpa Tembok

Sosok Ami Kusuma Dewi Tewas Bersama Orangtua Demi Lindungi Anaknya Saat Pagar SPBU di Tebet Roboh

Inilah sosok Ami Kusuma Dewi(30) menjadi korban tewas demi menyelamatkan anaknya saat insiden tertimpa tembok roboh pada Minggu (21/1/2024) siang.

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TribunJakarta.com/Bima Putra/
Inilah sosok Ami Kusuma Dewi(30) menjadi korban tewas demi menyelamatkan anaknya saat insiden tertimpa tembok roboh pada Minggu (21/1/2024) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM- Inilah sosok Ami Kusuma Dewi(30) menjadi korban tewas saat insiden tertimpa tembok roboh pada Minggu (21/1/2024) siang.

Ami Kusuma Dewi tewas bersama orang tuanya, Samedi Irianto (80) dan Thio Cin Nio (72) demi menyelamatkan anaknya.

Kejadian ini sendiri berlangsung di di SPBU Jalan Tebet Barat Dalam II, RT 01/RW 03, Tebet, Jakarta Selatan akan dimakamkan di TPU Jati Menteng Dalam.

Baca juga: Ami Kusuma Dewi dan Kedua Orang Tuanya Tewas Demi Lindungi Sang Anak Saat Pagar SPBU di Tebet Roboh

Mereka penjual gado-gado yang mangkal di belakang tembok SPBU maut tersebut.

Ami Kusuma Dewi diketahui memiliki anak masih berusia 10 tahun.

Ami yang meninggal saat melindungi sang anak, Fabian (10) dari reruntuhan tembok SPBU.

Mengutip Kompas.com, Yoki, Komandan Regu Rescue Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan Sektor Tebet mengatakan, anak berusia di bawah 10 tahun itu selamat karena sang ibu melindunginya dari robohan tembok.

"(Saat tembok roboh), ibunya kayaknya melindungi dia. Karena si anak ini kami temukan tertutupi badan ibunya. Jadi si ibu yang ketiban (tembok) langsung," ujar Yoki.

Rencanya, jenazah Ami akan ditumpangi dengan pada pusara anak mertua di TPU Jati Menteng Dalam.

"Adik (Ami) saya ditumpang ke anak mertua. Tinggal menunggu surat dari kepolisian. Rencana dimakamkan di TPU Jati, Menteng Dalam. Insya Allah dimakamkan hari ini," ujar Amri Hartawan, anak Samedi dan Thio, Minggu (21/1/2024).

Sementara, jenazah kedua orang tuanya akan dimakamkan secara tumpang pada pusara mendiang kakaknya di TPU Jati Menteng Dalam.

"Ditumpang, karena di situ (TPU Jati Menteng Dalam) kan sebelumnya ada almarhum abang saya. Jadi ibu sama bapak saya ditumpang ke abang saya," kata Amri.

Rencananya setelah proses visum luar terhadap tiga korban yang dilakukan tim dokter forensik RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) rampung jenazah Samedi, Thio, dan Ami akan langsung dimakamkan.

Baca juga: Sosok KH Suyuti Toha Tiba-tiba Pingsan Saat Doakan Prabowo, Pengasuh Ponpes di Banyuwangi

Kronologi

Terkait kasus, Amri menuturkan tembok SPBU dengan tinggi sekitar 4 meter dan panjang 15 meter yang roboh menimpa keluarganya memang sudah dalam kondisi miring sebelum kejadian.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved