Berita Viral

Sosok KH Suyuti Toha Tiba-tiba Pingsan Saat Doakan Prabowo, Pengasuh Ponpes di Banyuwangi

Inilah sosok KH Suyuti Toha, Pengasuh Ponpes Mansyaul Huda Banyuwangi heboh jadi sorotan tiba-tiba pingsan saat doakan Capres Prabowo Subianto.

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
Ig@terangmedia/Tribunnews.com
Inilah sosok KH Suyuti Toha, Pengasuh Ponpes Mansyaul Huda Banyuwangi heboh jadi sorotan tiba-tiba pingsan saat doakan Capres Prabowo Subianto. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Inilah sosok KH Suyuti Toha, Pengasuh Ponpes Mansyaul Huda Banyuwangi tiba-tiba pingsan saat doakan Capres Prabowo Subianto.

Video detik-detik Pengasuh Ponpes Mansyaul Huda Banyuwangi pingsan saat bacakan doa untuk Prawobo beredar di media sosial, salah satu di Instagram @terangmedia, Minggu (21/1/2024).

Dalam video tersebut memperlihatkan KH Suyuti Toha berdiri diatas mimbar tengah mendokan agar Prabowo Subianto menang dalam Pilpres 2024.

Kiai itu tampak membaca doa dengan perasaan yang tinggi.

"Ya Allah, kabulkan doa saya, ya Allah. Prabowo, Pak Prabowo, Pak Prabowo Presiden 2024 nanti, ya Allah, Allah," ucap KH Suyuthi, dalam doanya.

Saat membaca doa tersebut, ia tiba-tiba terjatuh dan ditadah oleh santri yang berada di belakangnya.

Selanjutnya, beberapa santri terlihat membawakan sofa untuk tempat duduk KH Suyuti.

Mereka kemudian membopong sang kiai ke kediaman.

Baca juga: Nasib Verawati Guru Honorer Dipecat Lewat WA, Tabiat Dibongkar, Masuk Saat Pencarian Dana Bos

Diketahui, acara tersebut memang diinisiasi oleh KH Suyuti dan Partai Demokrat.

Adapun lokasinya di ponpes yang diasuh oleh sang kiai di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo.

Sosok Kiai tersebut tengah jadi sorotan publik.

Lantas siapakah sosoknya ?

Detik-detik KH Suyuti pingsan saat bacakan doa untuk Prabowo Subianto.
Detik-detik KH Suyuti pingsan saat bacakan doa untuk Prabowo Subianto.

KH Suyuti merupakan kiai yang dihormati di Banyuwangi.

Ia mendirikan Ponpes Mansya'ul Huda di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo pada 1974.

Melalui pendekatan ke masyarakat, ia berhasil merubah daerah yang dulunya "abangan", tempat para penjudi, menjadi religius.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved