Saipul Jamil Ditangkap Polisi

Fakta Baru di Balik Viralnya Penangkapan Saipul Jamil, Steve Sang Asisten Ternyata Serempet Warga

Keduanya beralasan ikut menangkap karena Steve yang saat itu mengemudikan mobil, menabrak rekan mereka di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (5/1/

Editor: Weni Wahyuny
KOMPAS.com/ZINTAN PRIHATINI
Inilah sosok pria yang ikut menangkap Saipul Jamil akhirnya berhasil ditangkap. Warga yang ikut menangkap itu karena kesal asisten Saipul Jamil serempet warga 

Dalam pengaruh barang terlarang itu, Steven mengemudikan mobil secara ugal-ugalan ketika dikejar polisi hingga menyebabkan kecelakaan.

Permintaan maaf pelaku

I dan RP yang hadir dalam konferensi pers akhirnya meminta maaf buntut aksinya itu.

"Saya minta maaf atas kejadian itu karena kami khilaf. Sekali lagi saya minta maaf kepada bapak polisi semua, kami telah memukul driver itu," ujar I.

Baca juga: Sosok Iptu H, ZM, AW Polisi Tangkap Saipul Jamil, Kini Terancam Disanksi Terbukti Langgar Prosedur

I pun mengakui mengejar Steven bersamaan dengan proses penangkapan dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Dia merasa khilaf dan emosi sehingga langsung memukul Steven di lokasi kejadian.

“Sekali lagi saya minta maaf kepada sopirnya, kepada bapak-bapak, saya minta maaf sedalam-dalamnya agar kami dimaafkan, Pak," tutur I.

Penyidik melanggar prosedur

Sebagai tindak lanjut kasus penangkapan Saipul Jamil, Syahduddi menyatakan bahwa tiga penyidik yang terlibat terbukti melanggar standard operating procedur (SOP).

Ketiga polisi itu berinisial Iptu H, Iptu ZM, dan Iptu AW.

Baca juga: Sosok Busuk, Pria Berhoodie Merah Ancam Tembak Saipul Jamil Kini Ditangkap, Ngaku Kesal Diserempet

Mereka telah diperiksa Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Metro Jakarta Barat.

“Hasil pemeriksaan bahwa memang terbukti ketiga anggota tersebut melakukan pelanggaran prosedur," terang Syahduddi.

Ketiga polisi itu membiarkan warga terlibat dan melakukan kekerasan terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba.

Para penyidik itu juga tidak meyakinkan maupun memberikan kepastian kepada pemukul bahwa mereka polisi, meski mereka sudah menunjukkan lencana kepolisian kepada Steven dan Saipul.

“Itu belum cukup untuk meyakinkan tersangka untuk mematuhi perintah petugas untuk berhenti dan malah melarikan diri," tutur Syahduddi.

Halaman
123
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved