Berita OKU Timur

Mengenal Patung Pengantin Komering di Simpang Empat Tanjung Kemala, Objek Wisata Baru di OKU Timur

Patung Pengantin Komering setinggi 15 meter yang berdiri di simpang empat Tanjung Kemala, Kota Martapura kini menjadi objek wisata baru di OKU Timur

TRIBUNSUMSEL.COM/Choirul Rohman
Patung pengantin Komering telah menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten OKU Timur, Rabu (10/01/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Patung Pengantin Komering setinggi 15 meter yang berdiri di simpang empat Tanjung Kemala, Kota Martapura kini menjadi objek wisata baru di OKU Timur, Sumsel. 

Bukan hanya sekadar karya seni, namun Patung Pengantin Komering juga mengandung makna terkait biduk rumah tangga yang harmonis. 

Hal ini disimbolkan dengan patung sepasang pengantin berbusana adat Komering di atas biduk atau perahu.

Patung ini dibangun oleh Pemerintah Kabupaten OKU Timur pada tahun 2023.

Tujuannya untuk memperkenalkan budaya Komering kepada masyarakat luas, serta untuk meningkatkan pariwisata di daerah tersebut.

Baca juga: BNN Lubuklinggau Buka Suara Soal ODGJ Akibat Pengaruh Narkoba, Ingatkan Bahayanya Narkotika

Patung pengantin komering dibangun dengan menggunakan material logam. Patung pengantin pria mengenakan pakaian adat Komering berwarna merah.

Sedangkan pengantin wanita mengenakan pakaian adat berwarna kuning.

Kedua pengantin ini terlihat sedang berdiri berdampingan, dengan tangan saling menggenggam.

Patung ini terletak di sebuah taman yang luas dan asri. Taman ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti area bermain anak, tempat duduk, dan tempat bersantai.

Sejak dibangun, patung pengantin Komering telah menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten OKU Timur. Patung ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

Wisatawan yang datang kesini bisa berfoto-foto di depan patung, atau sekadar menikmati suasana taman yang asri.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten OKU Timur, Danan Rachmat, SE, MSi mengatakan, makna motif perahu atau biduk pada taman tersebut menggambarkan OKU Timur, dengan Sebiduk Sehaluan.

"Artinya ibarat rumah tangga yang harmonis dengan satu haluan atau tujuan," ujarnya saat dihubungi Rabu (10/01/2024).

Selain ada perahu dan akan diletakan patung sepasang pengantin di atasnya, pada taman tersebut juga ada tugu penghargaan, sebagai kabupaten penghasil beras atau padi.

Taman tersebut pada sisinya dipercantik pula dengan cat warna merah, kuning dan motif songket, yang menggambarkan khas Sumatera Selatan.

"Ragam warna cerah ini melambangkan semangat. Nanti juga akan dipagar, di dalamnya ada tempat duduk dan tempat main," pungkasnya.
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved